Portal OPD Kota Depok

Blog Detail Image

Walikota Depok Canangkan, Silondo Bermula, Bersih No Pungli No Calo, Mudah Online dan Gratis

Cilodong-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok memaksimalkan pelayanan berbasis online.

Ngopi Online Bareng Baba Walikota Depok di Saung Khidmat, Jatimulya, Selasa (23/03/2021). Kegiatan ini merupakan diskusi dan sosialisasi pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil di Kota Depok.

Bersama Walikota Depok Mohammad Idris, Kepala Disdukcapil Nuraeni Widayatti, Hadir Ketua DPRD Kota Depok TM. Yusufsyah Putra, Kepala Perangkat Daerah, dan Camat se-Kota Depok.

Salah satu nya yang menjadi andalan Disdukcapil adalah layanan Silondo Bermula, kepanjangan dari) Sistem Layanan Online Dukcapil Depok Bersih Mudah dan Lancar).

Walikota Depok Mohammad Idris, usai menggelar acara “Ngopi Online Bareng Baba Walikota Depok” secara virtual. Kegiatan diskusi, diikuti tanya jawab oleh masyarakat, inovasi pelayanan dokumen kependudukan.

Idris mengatakan, ini merupakan upaya agar warga dapat mengetahui semua inovasi pelayanan kependudukan di Kota Depok.

Idris memastikan, pengurusan pelayanan dokumen kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok gratis. Bahkan dirinya menegaskan tidak akan ada lagi istilah kekurangan blangko KTP elektronik (e-KTP) di Kota Depok.

“Ini merupakan inovasi pelayanan Disdukcapil, tujuannya untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat yaitu Silondo Bermula. Bersih Mudah Lancar. Bersih no pungli no calo, Mudah online dan gratis, Lancar tepat waktu dan tepat sasaran” ujar Idris, Selasa (23/03/2021).

Idris menjelaskan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sudah sangat mendukung setiap permintaan blako dari Depok, blangko pencetakan e-KTP yang sudah terdata lebih dulu.

Menurutnya Depok ini pertumbuhannya sangat cepat, ada migrasi warga baru yang kadang tidak ada di sensus dari Badan Pusat Statistik (BPS), sehingga di luar perhitungan blangko yang kadang jadi masalah.

Semua kepengurusan imbuhnya, dokumen kependudukan juga gratis tanpa biaya, kalau ada akan menindak tegas jika ada oknum yang menjadi calo atau ada praktik pungutan liar (pungli) dalam mengurus dokumen kependudukan.

“Kadang praktik pungli terjadi karena warga malas mengurus sendiri, menyuruh orang lain sehingga ada biaya. Karena bisa dipastikan semua layanan kependudukan tidak dipungut biaya sampai ke tangan warga,” jelasnya.

Idris menambahkan, pelayanan di Disdukcapil juga semakin mudah warga. Tidak perlu datang ke kantor, tinggal menggunakan whatsapp.

“Bikin KTP bisa 7 hari selesai, kadang warga memilih cepet juga warga mau ambil sendiri di dinas maupun kelurahan, cetak di Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM),” ujarnya.

“Bisa dikirim melalui pdf untuk Kartu Keluarga, nanti akta-akta juga ada pengantaran yang bekerja sama dengan ojek daring dan koperasi milik Pemerintah,” tutupnya. (adi).

Layanan Agenda Inovasi Kontak Penting