Portal OPD Kota Depok

Blog Detail Image

Update Kependudukan Tiga Tahun Sekali

Walikota Depok, Mohammad Idris memastikan bahwa pengurusan pelayanan dokumen kependudukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok gratis, mudah, dan lancar.

“Tidak ada lagi istilah di Kota Depok kekurangan blanko KTP Elektronik. Karena Kementerian Dalam Negeri sudah sangat mendukung setiap permintaan blanko dari Disdukcapil Kota Depok,” tutur Idris saat acara Ngopi Online Bareng Baba Walikota Depok yang digelar secara virtual, Selasa (23/3).

Idris menjelaskan, semua kepengurusan dokumen kependudukan tidak dipungut biaya apapun alias gratis. Bahkan, pihaknya tidak segan menindak tegas apabila ada oknum yang menjadi calo, atau ada praktik pungutan liar (pungli) dalam kepengurusan dokumen kependudukan.

“Namun, kadang praktik pungli juga terjadi karena warga malas mengurus sendiri. Sehingga menyuruh orang lain dan ada biayanya. Tetapi bisa kami pastikan semua layanan kependudukan gratis,” lanjutnya.

Apalagi saat ini pelayanan Disdukcapil Kota Depok bisa diakses melalui Aplikasi WhatsApp. Sehingga memudahkan masyarakat di era pandemi Covid-19. “Disdukcapil Kota Depok juga punya Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) yang bisa diakses oleh masyarakat,” ucap Idris.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kota Depok, Nuraeni Widiyatti mengatakan, dokumen kependudukan bisa diupdate per tiga tahun sekali. Karena biasanya per tiga tahun sekali ada perubahan, seperti pendidikan, status perkawinan, dan lainnya.

“Diupdate tiga tahun sekali, karena per tiga tahun sekali kan lulus SMP atau SMA. Kemudian pelayanannya bisa dilakukan di kelurahan setempat,” jelasnya.

Update data bisa diurus di kelurahan masing-masing. Karena nantinya lewat operator kelurahan bisa mengubah data yang sebelumnya.

“Semuanya dilakukan di kelurahan, kecuali perubahan foto. Tetap melalui kelurahan, namun nanti fotonya langsung di Disdukcapil Kota Depok,” pungkasnya. (rd/dis)

Inovasi Agenda Kontak Penting