Persyaratan

Dasar Hukum
  • Undang-undang No. 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan
  • Undang-undang No. 24 Tahun 2013 Tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan
  • Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 1975 tentang Pelaksanaan Undang-undang No. 1 tahun 1974 tentang perkawinan
  • Peraturan Presiden RI No. 25 Tahun 2008 tentang Persyaratan dan Tata cara Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil
  • Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 9 Tahun 2016 Tentang Percepatan Cakupan kepemilikan Akta Kelahiran
  • Peraturan Daerah No. 10 Tahun 2015 Tentang Perubahan ketiga atas Perda Kota Depok Nomor 5 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan
Prosedur Pelaporan Pencatatan Sipil
  • Petugas menerima dan mengecek berkas permohonan sesuai dengan persyaratan yang berlaku
  • Bila persyaratan tidak terpenuhi dikembalikan kepada pemohon untuk segera dilengkapi agar segera diproses kembali
  • Petugas membuat tanda terima pendaftaran apabila permohonan dianggap telah memenuhi persyaratan
  • Petugas membuat pengumuman untuk akta perkawinan
  • Petugas mencatat dalam Register Akta Pencatatan Sipil
  • Petugas melakukan pencatatan sipil, sesuai dengan klasifikasi Akta
  • Petugas/Operator melaksanakan pengetikan Kutipan Akta
  • Pejabat Pencatatan Sipil memeriksa dan menandatangani Register Akta
  • Petugas memberikan Akta sesuai dengan tanda terima pendaftaran Akta
Persyaratan Administrasi
Pendaftaran Pencatatan PerkawinanPerceraianAkta Pengakuan AnakAkta Pengesahan AnakPengangkatan AnakAkta KematianAkta Kelahiran
  • Mengisi formulir pendaftaran, dengan melampirkan Surat Keterangan telah terjadinya Perkawinan dari Pemuka Agama/Surat pemberkatan perkawinan Penghayat kepercayaan yang ditanda tangani oleh pemuka Penghayat Kepercayaan (foto copy dilegalisir)
  • Surat Keterangan Nikah dari Kelurahan/Desa (Model N1,N2,N3,N4) Asli
  • Foto copy Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) Suami dan Istri
  • Pasphoto berdampingan berwarna ukuran 4×6 cm = 6 lembar (wanita sebelah kiri)
  • Foto copy Akta Kelahiran Suami dan Istri
  • Foto copy Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) Saksi 2 (dua) orang
  • Foto copy Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) dan Kartu Keluarga kedua orang tua mempelai
  • Surat Keterangan Belum Pernah Menikah/Belum tercatat dari Catatan Sipil setempat (Apabila KTP Elektronik salah satu mempelai dari luar Depok
  • Paspor bagi Suami atau Istri Orang Asing
  • Untuk salah satu mempelai Warga Negara Asing (WNA), ditambah :

  • Asli Surat Keterangan dari Kedutaan Negara asal
  • Foto Copy Paspor
  • Kartu Ijin Tinggal Sementara (KITAS/KITAB)
  • Surat Tanda Melapor Diri dari Kepolisian bagi pemegang KITAS
  • Surat Keterangan Catatan Kepolisian bagi pemegang KITAB
  • Persyaratan Tambahan :

  • Surat Ijin dari Komandan Kesatuan (Khusus TNI/POLRI)
  • Foto Copy SK Pegawai Negeri Sipil (Khusus PNS)
  • Asli Akta Perceraian/Foto copy Akta Kematian bila calon mempelai berstatus Duda/Janda
  • Dispensasi Pengadilan Negeri setempat bila calon mempelai pria belum berusia 19 tahun atau wanita belum berusia 16 tahun
  • CATATAN :

  • Hadir tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan
  • Pakaian bebas, rapi dan sopan
  • Proses Pencatatan Perkawinan 15 (lima belas) hari kerja (Sesuai SOP Kota Depok)

  • Putusan dari Pengadilan Negeri
  • Asli Akta Perkawinan
  • Foto copy KTP Elektronik Suami Istri dan Kartu Keluarga Asli
  • Pas foto berwarna ukuran 4×6 cm = 2 lembar
  • Surat Kuasa apabila diwakilkan

  • Kutipan Akta Kelahiran
  • Foto copy Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) dan Kartu Keluarga Ayah dan Ibu Kandung
  • Foto copy dan legalisir Akta Perkawinan Catatan Sipil dan Surat Nikah Gereja

  • Akta Kelahiran Asli dan Fotocopy
  • Fotocopy Kutipan Akta Perkawinan dilegalisir bagi yang dicatat diluar Depok
  • Foto copy Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) dan Kartu Keluarga Pemohon

  • Penetapan dari Pengadilan Negeri
  • Fotocopy Akta Perkawinan Orang Tua Angkat
  • Kutipan Akta Kelahiran Anak (Asli dan Fotocopy)
  • Fotocopy e-KTP Orang Tua Angkat
  • Kartu Keluarga (asli dan fotocopy) Orang Tua Angkat

  • Surat Pengantar dari RT dan RW untuk mendapatkan Surat Keterangan Kematian dari Kelurahan
  • Surat keterangan kematian dari Dokter/Paramedis
  • Kartu Keluarga dan KTP elektronik (e-KTP) Asli Almarhum/Almarhumah

  • Asli Surat Keterangan Kelahiran dari Bidan/Dokter/RS.
  • Foto copy KTP Elektronik 2 orang saksi
  • Foto copy KK, dengan catatan nama bayi/yang bersangkutan sudah ada di Kartu Keluarga (telah memiliki NIK) dan nama orang tua bayi /yang bersangkutan harus sama dengan akta nikah bila memiliki
  • Foto copy KTP Elektronik orang tua/YBS
  • Foto copy Kutipan Buku Nikah//AKta Perkawinan yang dilegalisir/ bawa aslinya untuk diperlihatkan keabsahannya
  • Surat Kuasa bermaterai 6000 apabila yang mendaftarkan bukan orang tua kandung/YBS dengan melampirkan fotocopy KTP Elektroniknya
  • Pelapor tidak boleh jadi saksi

Pintasan Konten Website

  • Home
  • Apple
  • Safari
  • harddrive
  • Tools