Suara Warga

Anda bisa menyampaikan apresiasi atau saran mengenai pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil Kota Depok disini.
atau anda dapat menghubungi :

  • No Telp. ( 021 ) – 7756256
  • Layanan Informasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil Melalui SMS melalui No. 0821-1101-4433  ( info lengkap cek di sini )
  • E-Mail kami di disduk@depok.go.id atau ppid.disduk@gmail.com

About the Author

Admin

Staff Operator PPID Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Depok

283 Comments

  • rusli haudy said:
    April 7, 2014 at 7:46 pm

    saya bersama keluarga pindah domisili dari DKI Jakarta ke wilayah Kelurahan Limo Depok Di Jakarta kami sudah mendapatkan e-KTP resmi lengkap dengan NIK, tapi di Depok kami malah mendapatkan KTP jadul (non e-KTP) padahal berdasarkan informasi Dukcapil DKI Jakarta warga yang sudah memiliki e-KTP bila pindah otomatis Dukcapil kota ybs tinggal mencetak e-KTP setempat karena administrasinya sudah sistem on-line tapi nyatanya sudah 8 bulan e-KTP kami belum juga selesai, padahal kami juga sudah mengeluarkan biaya segala macam yg dipungut pihak kelurahan. Yg kami tanyakan bagaimana proses sebenarnya kenapa demikian lambat?

    • Admin said:
      April 8, 2014 at 1:28 pm

      Yth. Bpk H. Rusli yang kami hormati,

      Berkenaan dengan permasalahan yang Bapak sampaikan, dapat kami informasikan beberapa hal sebagai berikut :

      a. KTP elektronik adalah program nasional yang dilaksanakan oleh Kementrian Dalam Negeri, termasuk dalam hal pencetakan, sejauh ini peran Dinas
      Kependudukan dan Pencatatan Sipil Daerah/Kabupaten/Kota hanya dalam perekaman data,
      b. Sehingga ketika seseorang telah mempunyai KTP elektronik dan kemudian pindah alamat, akan diberikan KTP non elektronik, karena Daerah belum
      diberikan kewenangan untuk melaksanakan pencetakan,
      c. KTP non elektronik masih berlaku sampai dengan tanggal 31 Desember 2014 (Peraturan Presiden nomor 112 Tahun 2013).

      Demikian penjelasan kami, semoga Bapak dan masyarakat Depok lain yang mengalami permasalahan serupa menjadi maklum karenanya.

      Hormat Kami,

      Disdukcapil Depok

      • m muhaimin said:
        April 18, 2015 at 5:18 pm

        Astaghfirullah,lamanya..

        • Admin said:
          April 21, 2015 at 9:45 am

          menuunggu

  • Diah said:
    April 10, 2014 at 11:10 pm

    pak… Sy mau mengurus akte kelahiran anak sy yg tdk lahir di depok. Nama anak sudah tercantum di kk, lahirnya juli 2012, apa syarat untuk mengurus akte kelahiran, berapa biayanya, pengurusannya brp lama. Mhn infonya terima kasih.

    • Admin said:
      April 11, 2014 at 8:08 am

      Dear Ibu Diah yang kami hormati,

      Bagi anak yang lahir di luar Depok diatas 1 tahun belum bisa diproses sampai menungggu Peraturan Daerah dan Petunjuk Teknisnya. Terima kasih.

      Hormat Kami,

      Disdukcapil Depok

  • Arie said:
    April 13, 2014 at 3:03 am

    Saya mengurus akte kelahiran anak saya di Disdukcapil Depok pada hari Jumat, namun ditolak karena datang pukul 15.00 WIB, dengan alasan pelayanan sudah tutup dan sebagian pegawai terlihat sudah pulang. Sebenarnya bagaimana jam kerjanya? Bukankah jam kerja PNS di hari Jum’at hingga pukul 16.30 WIB?

    • Admin said:
      April 14, 2014 at 1:58 pm

      Dear Bapak Arie Wahyu yang kami hormati,

      Sebelumnya kami mohon maaf atas ketidakpuasan Bapak mengenai pelayanan kami, menanggapi keluhan Bapak mengenai permasalahan pelayanan kami dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil memberikan tanggapan yaitu :

      1. Benar bahwa jam kerja pada hari jumat sampai dengan 16.30.
      2. Untuk loket pelayanan hanya sampai dengan pukul 15.00, lewat dari itu loket tidak lagi menerima pemberkasan. hal ini dikarenakan :
      a. Pada pukul 15.00 petugas loket harus segera melaksanakan rekapitulasi data dan rekapitulasi retribusi yang masuk pada hari itu.
      b. Sebelum pukul 16.00 rekapitulasi retribusi tersebut harus segera disetorkkan ke kas daerah.

      Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, semoga informasi ini dapat membantu, Terima kasih.

      Hormat Kami,

      Admin Disdukcapil Depok

  • Cindy said:
    April 23, 2014 at 11:28 am

    Selamat pagi,

    Saya ingin mengurus surat ijin numpang nikah di catatan Sipil Depok dimana pernikahan dan catatan sipil nanti akan dilaksanakan di Medan, pertanyaan saya:

    1. Apa saja persyaratan yang harus saya bawa untuk pengurusan ijin numpang nikah di Catatan Sipil Depok (karena saya domisili KTP Depok)?

    2. Hari apa saja dan kapan saja jam kerja untuk pengurusan pelayanan catatan sipil di Catatan Sipil Margonda Depok ini?

    3. Berapa lama proses pengurusan ijin numpang nikah ini?

    Mohon informasi dan konfirmasinya.
    Thank you.

    • Admin said:
      April 23, 2014 at 3:06 pm

      Dear Mbak Cindy Crisandra yang kami hormati,

      Untuk untuk pengurusan surat ijin numpang nikah ;

      1. – Diperlukan surat Keterangan belum menikah dari kelurahan ( membawa surat pengantar dari RT/RW ).
      – Fotocopy KK dan KTP
      – Fotocopy Akta Kelahiran

      2. Untuk jam pelayanan :
      SENIN – KAMIS : 07.30 – 15.00 WIB ISHOMA : 12.00-01.00
      JUM’AT : 07.30 – 15.30 WIB ISHOMA : 11.30-01.30

      3. Untuk pengurusan surat ijin numpang menikah paling lama 3 hari.

      Terima kasih sebelumnya atas partisipasinya, semoga informasinya dapat membantu

      Hormat Kami,

      Disdukcapil Depok

  • Budi said:
    June 10, 2014 at 12:12 am

    Selamat malam,

    Saya sedang urus pindah dari DKI ke depok,,,,,yang saya heran kenapa di depok harus menyerahkan KTP Asli yang lama,,,,,sementara di DKI mensyaratkan menyerahkan KTP asli juga

    Klo tidak salah berdasarkan UU no. 23 tahun 2006 mengenai tata cara dan prosedur bahwa KTP ASLI lama yang berhak menarik adalah daerah asal bukan daerah tujuan,,,,

    Pertanyaan saya prosedur dan tata cara yg benar seperti apa yang berlaku ?

    Terima kasih

    • Admin said:
      June 23, 2014 at 9:18 am

      Dear Bapak Budi kami hormati,

      Terimakasih atas partisipasi dan masukannya terhadap Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil kota Depok, Untuk info lebih jeas mengenai permasalahan surat pindah datang dapat menghubungi Sdr. Teguh Bagian Mutasi Penduduk di nomor 085218434733. Terima kasih semoga info ini dapat membantu.

      Hormat Kami,

      Disdukcapil Depok

  • bayu said:
    June 23, 2014 at 8:38 am

    Assalamualaikum
    saya Bayu, baru pindah ke kota Depok dari kota Bandung. Mohon informasi tata cara membuat KTP dan KK di depok.
    surat pindah dari bandung sudah ada.
    atas informasinya saya ucapkan terima kasih

    • Admin said:
      June 23, 2014 at 9:02 am

      Dear Bapak Bayu yang kami hormati,

      Terima kasih sebelumnya atas partisipasinya, menanggapi pertanyaan bapak mengenai permasalahan surat pindah datang kami dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil memberikan jawaban yaitu :

      untuk persyaratan surat pindah datang cukup membawa Surat Pengantar Pindah dari Disdukcapil Kota Bandung. Pengajuan pembuatan KK dan KTP dilakukan setelah melaporkan kepindahan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tujuan ( Depok ) yang beralamat di Gedung Balaikota DiBaleka II Lantai 1 Depok Jl. Margonda Raya No. 54. Kota Depok, setelah itu mendapatkan dokumen validasi yang akan dibawa ke kantor kelurahan setempat beserta pengantar dari Rt/RW untuk proses pembuatan Dokumen KK dan KTP yang baru.

      Berdasarkan Perwal Kota Depok No. 15 Tahun 2014, mengenai retribusi penggatian biaya cetak, pengurusan surat pindah datang TIDAK DIKENAKAN BIAYA ALIAS GRATIS. Demikian jawaban dari kami.

      Terima kasih atas partisipasinya,

      Best Regard’s,

      Disdukcapil Depok

  • B. Gustian said:
    June 25, 2014 at 7:58 am

    beberapa waktu yg lalu tetangga saya mengurus surat pindah datangnya dari jawa tengah ke depok tapi tidak dikenakan biaya 100.000/kepala dan katanya semua yg mengurus bersama dia di dukcapil depok juga tidak dikenakan biaya, tolong penjelasannya karena saya juga berencana akan mengurus surat pindah datang saya ke kodya depok. trm ksh

    • Admin said:
      June 25, 2014 at 9:09 am

      Dear Bapak Agustian yang kami hormati,

      Terima kasih sebelumnya atas partisipasinya, menanggapi pertanyaan bapak mengenai permasalahan surat pindah datang kami dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil memberikan jawaban yaitu :

      untuk persyaratan surat pindah datang :

      1. Surat Pengantar Pindah dari Disdukcapil Kota Asal

      Berdasarkan Perwal Kota Depok No. 15 Tahun 2014, mengenai retribusi penggatian biaya cetak, pengurusan surat pindah datang TIDAK DIKENAKAN BIAYA ALIAS GRATIS. Demikian jawaban dari kami.

      Terima kasih atas partisipasinya,

      Best Regard’s,

      Disdukcapil Depok

  • June 27, 2014 at 7:55 pm

    Pak saya mau pindah alamat ke depok. Untuk pembuatan KK Dan KTP nya berapa lama ya pak?

    • Admin said:
      June 28, 2014 at 3:27 pm

      Dear Bapak Ibu Ratna Sartika yang kami hormati,

      Untuk proses pembuatan KTP dan KK paling lama adalah 14 hr. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, semoga informasi ini dapat membantu.

      Best Regard’s,

      Disdukcapil Depok

  • yolan said:
    June 30, 2014 at 3:09 pm

    selamat siang.. mohon info apakah pengurusan akte kelahiran harus menggunakan saksi ?

    • Admin said:
      July 1, 2014 at 9:06 am

      Dear Bapak yolan yang kami hormati,

      Untuk proses pembuatan akta kelahiran sesuai dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2006 dan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2012 tentang Administrasi Kependudukan, diwajibkan membawa saksi minimal 1 orang. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, semoga informasi ini dapat membantu.

      Best Regard’s,

      Disdukcapil Depok

  • July 3, 2014 at 5:10 am

    Permisi Bapak/Ibu

    Saya memiliki akta kelahiran tahun 1994, tempat saya di Cimanggis waktu itu belum masuk Kota Depok, masih Kab. Bogor. Berhubung aktanya sudah lama, ternyata nomor CSL yang tercantum di kanan atas itu angkanya menjadi tidak jelas pada digit kedua. Hanya tersisa garis seperti angka 0, tapi saya juga tidak yakin itu angka berapa. Dikarenakan saya ingin mengurus keperluan beasiswa, akta tersebut akan saya bawa ke translator, kemudian pihak translatornya menanyakan tentang angka ini.

    Bagaimana ya caranya untuk mengetahui nomor CSL Akta Kelahiran saya? Apakah saya harus urus langsung ke Kantor Catatan Sipil atau bisa dibantu via online saja?

    Terimakasih.

    • Admin said:
      July 4, 2014 at 8:40 am

      Dear Ibu Woro Rati Bawono yang kami hormati,

      Apabila Akta Kelahiran yang ibu maksud adalah diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatan sipil Kabupaten Bogor, maka ibu bisa menanyakan tentang kejelasan No. CSL tersebut ke Kantor Disdukcapil Kabupaten Bogor. Demikian semoga informasi ini dapat membantu

      Best Regard’s,

      Disdukcapil Depok

  • uduth said:
    July 15, 2014 at 9:36 pm

    Saya berencana akan pindah domisili dari jakarta ke kota depok, mohon pencerahan surat apa saja yg dibutuhkan untuk perubahan domisili di KK dan KTP,

    Pertanyaan berikut, saya memiliki anak berusia 1tahun, dan belum tercantum namanya di KK, apakah bisa sekaligus masuk KK depok nantinya? Terimakasih

    • Admin said:
      July 16, 2014 at 8:43 am

      Dear Bapak Uduth yang kami hormati,

      Terima kasih sebelumnya atas partisipasinya, menanggapi pertanyaan bapak mengenai permasalahan surat pindah datang kami dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil memberikan jawaban yaitu :

      Untuk persyaratan surat pindah datang Surat Pengantar Pindah dari Disdukcapil Kota Jakarta, mengenai pencantuman nama anak ke dalam KK dapat dilakukan dengan membawa surat pengantar RT/RW, dan FC Akta Kelahiran anaknya.

      Berdasarkan Perwal Kota Depok No. 15 Tahun 2014, mengenai retribusi penggatian biaya cetak, pengurusan surat pindahdatang TIDAK DIKENAKAN BIAYA ALIAS GRATIS. Demikian jawaban dari kami.

      Terima kasih atas partisipasinya,

      Best Regard’s,

      Disdukcapil Depok

  • July 17, 2014 at 12:12 pm

    2 bulan lalu saya ganti e-KTP karena ubah alamat , dan dikasih KTP kertas. Skarang jika mau mengganti ke e-ktp , apa perlu meminta surat pengantar atau bisa langsung ke Kelurahan ?

    Saran : tolong prosedur pembuatan KTP di menu “FAQ” diperbaharui

    • Admin said:
      July 18, 2014 at 1:41 pm

      Dear Bapak Wirawan Prasetyo yang kami hormati,

      Terimakasih atas partisipasinya, Untuk saat ini pencetakan KTP elektronik dilakukan oleh Pemerintah Pusat dalam ha ini wewenang ada di Kementrian Dalam Negeri, belum dilimpahkan ke daerah. Jika ada penggantian atau perubahan dalam KTP elektronik maka akan diberikan KTP kertas sebagai penggantinya. Untuk pencetakan dari KTP biasa menjadi KTP elektronik lagi, saat ini belum bisa sampai kewenangan mencetak KTP elektronik oleh daerah masing-masing. Jika penggantian menjadi KTP elektronik lagi diperlukan pengantar RT/RW karena sebagai dasar bahwa tidak ada perubahan alamat. terima kasih semoga informasinya membantu.

      Best Regard’s,

      Disdukcapil Depok

  • Irfan said:
    July 31, 2014 at 9:58 pm

    Selamat malam,

    Untuk pindah antar kota ke depok dr cimahi dengan memakai eKTP apa harus tetap meminta surat pengantar?selanjutnya apakah harus disertai oleh SKCK dr polsek setempat?

    Tks,
    Irfan budi

    • Admin said:
      August 4, 2014 at 2:13 pm

      Dear Bapak Irfan yang kami hormati,

      Terima kasih sebelumnya atas partisipasinya, menanggapi pertanyaan bapak mengenai permasalahan surat pindah datang kami dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil memberikan jawaban yaitu :

      untuk persyaratan surat pindah datang :

      1. Surat Pengantar Pindah dari Disdukcapil Kota Asal/Cimahi

      Berdasarkan Perwal Kota Depok No. 15 Tahun 2014, mengenai retribusi penggatian biaya cetak, pengurusan surat pindah datang TIDAK DIKENAKAN BIAYA ALIAS GRATIS. Demikian jawaban dari kami.

      Terima kasih atas partisipasinya,

      Best Regard’s,

      Disdukcapil Depok

  • Rakhmat muas tarwiji said:
    August 4, 2014 at 8:52 pm

    Selamat malam pak,

    Pak, saya mw tanya. Bagaimana cara buat e-ktp di depok bagi warga pindahan? Saya pindahan dari jakarta dan sudah memilki e-ktp jakarta. Jika sdh pindah e-ktp depok, apa no e-ktpnya sama dengan e-ktp dr jakarta? Karena saya mw urus akad kredit di bank. Saya jg berencana ingin buat kk baru, saya baru menikah dan blm memiliki kk sendiri. Persyartan buat kk baru gmn ya pak?

    Terima kasih.

    • Admin said:
      August 5, 2014 at 12:21 pm

      Dear Bapak Rakhmat Muas yang kami hormati,

      Untuk Warga pindahan jika ingin menjadi Warga Depok dan memiliki KTP dan KK langkah yang harus dilakukan :

      1. Mengurus surat kepindahan dari DKI Jakarta sampai ke Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dimana tinggal
      2. Mengurus Kedatangan di Kota Depok dengan Melaporkan Kedatangan Ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Kota Depok dengan membawa rekomendasi pindah dari DKI yang di fotocopy rangkap 2.
      3. Untuk Mengurus KTP dan KK Kota Depok hal yang harus dilakukan sebagai berikut :
      • Meminta Pengantar RT dan RW di daerah yang akan di tempati
      • Melampirkan pengantar RT dan RW tersebut dengan buku nikah, pas foto Uk 2×3 sebanyak 2 buah (jika lahir di tahun genap maka latar belakang foto berwarna biru jika di lahir di tahun ganjil maka berwana merah), jika Suami/istri sudah beralamat dikota Depok maka lampirkan KK asli Suami/istridanrekomendasi kedatangan yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Depok dilampirkan juga.
      • Membawa berkas-berkas tersebut di atas ke kelurahan setempat
      • Maka KTP dan KK akan di proses di Kelurahan.

      Untuk e-KTP yang sudah dikeluarkan oleh DKI akan di tarik di Kota Depok dan di di buatkan KTP biasa, sehubungan pencetakan KTP Elektronik masih dilakukan oleh Pemerintah Pusat dalam hal ini wewenang ada di Kementrian dalam negeri, dan belum dilimpahkan ke Daerah.

      Untuk pencetakan dari KTP biasa menjadi KTP Elektronik kembali, saat ini belum bisa, sampai Kewenangan mencetak KTP elektronik oleh Daerah Masing-masing.

      Untuk NIK yang tertera di e-KTP DKI akan sama dengan NIK yang tertera pada KTP Kota Depok, sehingga Bapak/Ibu tidak perlu ragu untuk mengurus KTP dan KK di Kota Depok. Karena NIK tersebut sudah merupakan Nomor Induk Kependudukan Nasional yang tidak akan berubah walaupun Bapak.Ibu pindah kemanapun.

      Best Regard’s

      Disdukcapil Kota Depok

      • Rakhmat muas tarwiji said:
        August 6, 2014 at 2:42 pm

        Apakah perlu SKCK pak waktu melapor di disdukcapil depok?

        Terima kasih

        • Admin said:
          August 6, 2014 at 3:06 pm

          Dear Bapak Rakhmat Muas Tarwiji yang kami hormati,

          Terima kasih sebelumnya atas partisipasinya, Untuk pembuatan Surat keterangan Pindah di Dinas Kependudukan di Depok SKCK tidak diperlukan, Demikian semoga informasinya membantu.

          Best Regard’s,

          Disdukcapil Depok

          • Rakhmat muas tarwiji said:
            August 6, 2014 at 3:12 pm

            Pak, saya justru berencana pindah dari Jakarta Ke Kota Depok. Apakah nanti ketika saya ingin mengurus surat kedatangan di disdukcapil dibutuhkan SKCK dari Jakarta?

            terima Kasih

          • Admin said:
            August 7, 2014 at 8:29 am

            Dear Bapak Rakhmat Muas Tarwiji yang kami hormati,

            Untuk pembuatan Surat keterangan Pindah di Dinas Kependudukan di Depok SKCK dari Jakarta tidak diperlukan, Demikian semoga informasinya membantu.

            Best Regard’s,

            Disdukcapil Depok

  • ferdian said:
    August 5, 2014 at 9:47 am

    selamat pagi,

    saya pngen nanya syarat – syarat bawa apa saja untuk buat surat pindah dari depok ketangerang apa saja….
    dan tahap-tahapannya…
    apakah BENAR buat surat pindah di KENAKAN biaya 100 ribu perjiwa?…
    apa ada bukti pembayaran itu…
    Mohon penjelasannya ya…

    Trims
    Ferdian

    • Admin said:
      August 5, 2014 at 12:42 pm

      Dear Bapak Ferdian yang kami hormati,

      Terima kasih sebelumnya atas partisipasinya, menanggapi pertanyaan bapak mengenai permasalahan surat pindah antar propinsi kami dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil memberikan jawaban yaitu :

      untuk persyaratan surat pindah :

      1. Surat Pengantar dari RT/RW
      2. Surat Pengantar Pindah dari Kelurahan
      3. Surat Pengantar Pindah dari Kecamatan
      4. KTP dan KK asli
      4. Foto Berwarna 3 x 4 dua lembar

      Semua persyaratan di bawa ke Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Depok Gedung Balaikota DiBaleka II Lantai 1 Depok Jl. Margonda Raya No. 54. Kota Depok untuk di buatkan Surat Keterangan Pindah (SKP), yang nantinya di jadikan syarat di kota tujuan. Berdasarkan Perwal Kota Depok No. 15 Tahun 2014, mengenai retribusi penggatian biaya cetak, pengurusan surat pindah keluar TIDAK DIKENAKAN BIAYA ALIAS GRATIS. Demikian jawaban dari kami.

      Best Regard’s,

      Disdukcapil Depok

  • ferdian said:
    August 5, 2014 at 2:17 pm

    Selamat siang

    Untuk pembuatan surat pindah tidak pakai SKCK ke Polsek Depok?dan berapa lama proses di walikota depoknya.untuk jadi surat pengantarnya….

    Trims
    Ferdian

    • Admin said:
      August 6, 2014 at 2:24 pm

      Dear Bapak Ferdian yang kami hormati,

      Terima kasih sebelumnya atas partisipasinya, SKCK biasanya akan diminta di tempat tujuan, jadi saran kami bapak buat saja/tanyakan terlebih dahulu ke tempat tujuan apakah diminta atau tidak. Untuk pembuatan Surat keterangan Pindah di Dinas Kependudukan di Depok tidak diperlukan, Proses penerbitan Surat Keterangan Pindah dapat ditunggu.. Demikian semoga informasinya membantu.

      Best Regard’s,

      Disdukcapil Depok

  • Alfrans said:
    August 11, 2014 at 9:29 am

    Pindah alamat ke kota depok apakah memerlukan SKCK domisili asal saya?. Saya sdh memliki surat keterangan pindah dari asal domisili saya (Tangerang Selatan) namun ketua RT ditempat yang akan saya tempati (depok) meminta SKCK. Mohon infonya dan syarat2 apa saja yang harus dipenuhi utk pindah ke kota depok. Thx

    • Admin said:
      August 11, 2014 at 10:35 am

      Dear Bapak Alfrans yang kami hormati,

      Untuk proses pengurusan Surat Pindah datang bapak dapat langsung datang ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Depok Gedung Balaikota DiBaleka II Lantai 1 Depok Jl. Margonda Raya No. 54, Ruang Pelayanan Lantai I, dengan membawa Surat Keterangan Pindah Asli dari Disdukcapil Kota Tangerang dan KTP/e-KTP asli ( jika ditarik di Disdukcapil Kota Asal maka mohon dibuat Surat Pernyataan diatas materai Rp. 6000 yang menyatakan bahwa KTP/e-KTP dan KK asli telah ditarik oleh Disdukcapil Kota asal. Persyaratan Pindah ke Kota Depok tidak diperlukan SKCK. Untuk Proses penyelesaian layanan laporan surat pindah dapat ditunggu. Semoga informasinya dapat membantu.

      Best Regard’s,

      Disdukcapil Depok

  • yetti verdiani said:
    August 13, 2014 at 12:53 pm

    Selamat siang,,,
    Kami akan melakukan proses surat pindah datang dari daerah ke depok. kami juga sudah memiliki Surat keterangan pindah dari Daerah asal dan KTP di tarik didaerah. petunjuk dari Pak RT kami harus ke kelurahan lalu ke kecamatan lalu ke polres dan terakhir di Disdukcapil walikota depok, sedangkan yang kami simak dari beberapa tanya jawab diatas bisa langsung datang ke DIsdukcapil, yang bener kemana dulu nih Pak,?
    dan KTP sudah di Tarik di daerah Asal, apakah harus membuat surat kuasa?
    Mohon advisenya.
    Terimakasih

    yeti

    • Admin said:
      August 15, 2014 at 8:08 am

      Dear Ibu Yetti Verdiani yang kami hormati,

      Untuk proses pengurusan Surat Pindah datang ibu dapat langsung datang ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Depok Gedung Balaikota DiBaleka II Lantai 1 Depok Jl. Margonda Raya No. 54, Ruang Pelayanan Lantai I, dengan membawa Surat Keterangan Pindah Asli dari Disdukcapil Kota Asal dan KTP/e-KTP asli ( jika ditarik di Disdukcapil Kota Asal ) maka mohon dibuat Surat Pernyataan diatas materai Rp. 6000 yang menyatakan bahwa KTP/e-KTP dan KK asli telah ditarik oleh Disdukcapil Kota asal. Persyaratan Pindah ke Kota Depok tidak diperlukan SKCK. Untuk Proses penyelesaian layanan laporan surat pindah dapat ditunggu. Semoga informasinya dapat membantu.

      Best Regard’s,

      Disdukcapil Depok

  • yusuf said:
    August 15, 2014 at 10:30 am

    selamat siang

    pak untuk contact phone di website lebih baik di hapus saja, percuma di pajang kalau di telpon tidak pernah di angkat.

    terimakasih

    • Admin said:
      August 18, 2014 at 8:45 am

      Dear Bapak Yusuf yang kami hormati,

      Terimakasih atas partisipasi dan masukannya, mohon maaf atas ketidaknyamanan pelayanan kami, untuk no. telp yang dapat dihubungi sudah kami perbaiki dan tambahkan di Phone / Fax (+62 21) 7756256/29402262 atau bisa kirim Email langsung ke alamat: disduk@depok.go.id. Semoga informasinya dapat membantu.

      Best Regard’s,

      Disdukcapil Depok

  • ivo said:
    August 15, 2014 at 10:42 am

    selamat siang

    Saya akan melakukan proses surat pindah datang dari jakarta ke depok. Saya juga sudah memiliki Surat keterangan pindah dari Disdukcapil Jakarta dan KTP asli sudah ditarik.

    Setelah dari Disdukcapil Jakarta dengan membawa surat keterangan pindah, saya langsung ke Disdukcapil depok atau ke kelurahan dulu pak dan apa saja persyaratannya? Di surat keterangan pindah tersebut sudah di cap bahwa KTP ditarik di daerah asal, apakah saya harus membuat surat pernyataan juga padahal di surat keterangan pindah tersebut sudah di cap dari Disdukcapil Jakarta yang menyatakan KTP sudah di tarik.

    terima kasih

    • Admin said:
      August 18, 2014 at 8:43 am

      Dear Ibu Ivo yang kami hormati,

      Untuk proses pengurusan Surat Pindah datang ibu dapat langsung datang ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Depok Gedung Balaikota DiBaleka II Lantai 1 Depok Jl. Margonda Raya No. 54, Ruang Pelayanan Lantai I, dengan membawa Surat Keterangan Pindah Asli dari Disdukcapil Kota Asal dan KTP/e-KTP asli ( jika ditarik di Disdukcapil Kota Asal ) maka mohon dibuat Surat Pernyataan diatas materai Rp. 6000 yang menyatakan bahwa KTP/e-KTP dan KK asli telah ditarik oleh Disdukcapil Kota asal. Untuk Proses penyelesaian layanan laporan surat pindah dapat ditunggu. Semoga informasinya dapat membantu.

      Best Regard’s,

      Disdukcapil Depok

  • wadespo said:
    August 18, 2014 at 1:57 pm

    Kepada Admin,

    Mohon informasinya, berapa lama sebenarnya proses pemindahan KTP, sudah sejak bulan April sama memasukkan berkas, namun sampai saat ini saya belum menerima apapun (bahkan KTP Kertas). Sebelum pindah dari jakarta selatan saya sudah punya EKTP, dengan NIK : 3174041503850009

  • Ari said:
    August 19, 2014 at 8:49 am

    Yth. Call Center Disdukcapil Pemkot Depok,

    Saya berencana satu keluarga pindah ke Depok (Kel. Tanah Baru, Kec. Beji) dalam waktu dekat, dari tempat asal kab. Tegal, Jawa Tengah. Masalahnya tempat tinggal saya di Tanah Baru, belum ada nomor RT/RW nya karena komplek perumahan masih berjalan. Mohon bisa dibantu bagaimana nanti pengurusannya? Terima kasih.
    wassalam.Yth. Call Center Disdukcapil Pemkot Depok,

    • Admin said:
      August 21, 2014 at 10:04 am

      Dear Bapak Ari yang kami hormati,

      Untuk proses pengurusan Surat Pindah datang Bapak/ibu dapat langsung datang ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Depok Gedung Balaikota DiBaleka II Lantai 1 Depok Jl. Margonda Raya No. 54, Ruang Pelayanan Lantai I, dengan membawa Surat Keterangan Pindah Asli dari Disdukcapil Kota Asal dan KTP/e-KTP asli ( jika ditarik di Disdukcapil Kota Asal ) maka mohon dibuat Surat Pernyataan diatas materai Rp. 6000 yang menyatakan bahwa KTP/e-KTP dan KK asli telah ditarik oleh Disdukcapil Kota asal. Untuk pencantuman alamat RT/RW pada KTP dan KKnya dapat dikonsultasikan dengan petugas kelurahan. Semoga informasinya dapat membantu.

      Best Regard’s,

      Disdukcapil Depok

  • rama pradiantoro said:
    August 30, 2014 at 10:58 pm

    Yth, Disdukcapil pemkot depok
    Saya tinggal di depok ingin mengurus surat numpang nikah di pandeglang.mohon kiranya dapat diberikan info untuk prosedurnya serta berapa biaya yang harus saya keluarkan mulai dari RT,RW,kelurahan,sampai dengan KUA depok. ???

    Terima kasih.

    • Admin said:
      September 2, 2014 at 3:16 pm

      Dear Bapak Rama pradiantoro yang kami hormati,

      Terimakasih atas partisipasinya, Mohon Maaf informasi tidak kami kuasai, mohon tanyakan ke kelurahan dan KUA setempat. atau bisa menghubungi call center Depok di Nomor 500-664. Terima kasih semoga informasinya membantu.

      Best Regard’s,

      Disdukcapil Depok

  • Ikhwan Permana said:
    September 10, 2014 at 10:57 am

    Yth. Didukcapil Kota Depok
    Istri saya berniat mendaftar CPNS tapi tidak bisa melakukan pendaftaran dimungkinkan kami belum melakukan perekaman e-ktp dan belum mendapatkan NIK. persyaratan apa saja dan langkah2 apa saja yang harus dilakukan untuk perekamaan e-ktp guna mendapatkan NIK tersebut?.

    terima kasih

    • Admin said:
      September 10, 2014 at 3:58 pm

      Dear Bapak Ikhwan yang kami hormati,

      Terimakasih atas partisipasinya, silahkan bapak/ibu datang ke kelurahan domisili dan langsung melakukan perekaman data e-KTP. setelah melakukan perekaman bagi yang akan mengikuti tes CPNS tapi belum punya e-KTP kami mengeluarkan surat keterangan, untuk lebih lengkapnya lihat artikel di alamat ini http://wp.me/p4n0nX-jD. Terima kasih semoga informasinya membantu.

      Best Regard’s,

      Disdukcapil Depok

  • christiana pangumpia said:
    September 15, 2014 at 1:57 pm

    Yth. Didukcapil Kota Depok,

    Saya berniat mendaftarkan pernikahan di catatan sipil kota depok. untuk pendaftaran, terdapat persyaratan foto copy KTP , KK dan akta kelahiran yang dilegalisir. Mohon tanya, yang harus melegalisir KTP, KK dari tingkat mana ya, apakah cukup tingkat kelurahan atau kecamatan? jika akta lahir yang mengeluarkan catatan sipil Jakarta, apakah bisa dilegalisir di kota depok?
    terima kasih.

    Salam,

    • Admin said:
      September 16, 2014 at 9:28 am

      Dear Ibu Christiana pangumpia yang kami hormati,

      Untuk informasi lebih lanjut mengenai persyaratan pernikahan dapat menghubungi contact person A/n. Budiwati ( Staff Bagian Pencatatan Perkawinan dan Perceraian ) di nomor 082122750872. Terima kasih semoga infonya dapat membantu.

      Hormat Kami,

      Disdukcapil Depok

  • arie said:
    September 16, 2014 at 5:10 pm

    Selamat sore, sya inngin mengurus ktp istri saya yg masih ktp medan, krna proses pemgiriman yg lammban dkarenakan kemmalangann surat pindah nya sudah telat, mohonn solusinya, dkarennakan di medan sudah tidak ada saudara yg di contact.

    • Admin said:
      September 17, 2014 at 9:13 am

      Dear Bapak Arie yang kami hormati,

      Terima kasih sebelumnya atas partisipasinya, Mohon langsung datang ke loket layanan kependudukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil Kota Depok yang beralamat Gedung Balaikota DiBaleka II Lantai 1 Depok Jl. Margonda Raya No. 54. Kota Depok, dengan membawa surat pindah dari Kota Medan yang asli petugas kami akan memberi arahan lebih lanjut mengenai prosedur pengurusan Surat Keterangan Pindah Datang yang mengalami keterlambatan. Semoga informasinya dapat membantu terima kasih.

      Best Regard’s,

      Disdukcapil Depok

  • Diaz revasya said:
    September 20, 2014 at 7:16 pm

    Selamat malam..saya adalah warga depok yg masih tinggal dg kluarga dg ktp dan kk depok..saya memiliki istri dg ktp kab tangerang dan saya memiliki anak usia 3 bulan yg lahir di depok..yg ingin saya tanyakan,saya ingin membuat akte lahir anak saya di depok serta ktp depok untuk istri dan kk untuk saya sekeluarga dg domisili yg sama seperti ortu saya…apa yg harus saya lengkapi,bagaimana caranya..??terima kasih

    • Admin said:
      September 22, 2014 at 9:35 am

      Dear Bapak Diaz Revasya yang kami hormati,

      Terimakasih atas partisipasinya, untuk permasalahan bapak berikut langkah- langkah yang ditempuh :

      1. Mengajukan proses permohonan Surat Pindah Keluar dari Kab Tangerang ( Untuk Istri ) dengan persyaratan diantaranya : Surat Pengantar RT/RW, Kelurahan dan Kecamatan, Serta Pas Photo 3 x 4 2 lbr,
      2. Membawa Surat Ketrangan Pindah dari Kab Tangerang Ke Kantor Disdukcapil Depok
      3. Membawa Bukti Validasi dari Disdukcapil Depok ke Kelurahan bersama permohonan pembuatan KK baru

      Setelah proses diatas selesai bapak bisa mengajukan permohonan baru untuk pembuatan akta kelahiran dengan persyaratan sebagai berikut :

      1. Isi Formulir Permohonan Bermaterai Rp. 6000 ( form dapat di download di sini )
      2. Asli Surat Keterangan Kelahiran dari Bidan/Dokter/RS.
      3. Lahir di Depok dan Domisili Depok
      4. Asli Surat Keterangan Kelahiran dari Kelurahan.
      5. FC. KTP kedua orang tua
      6. FC. KK baru yang sudah tercantum nama anak
      7. FC Surat Nikah/Akta Perkawinan catatan Sipil Legalisir
      8. FC KTP saksi 2 orang ( hadir pada saat pendaftaran )
      9. Berdasarkan Perwal Kota Depok No. 15 Tahun 2014, mengenai retribusi penggatian biaya cetak, pengurusan Dokumen Kependudukan TIDAK DIKENAKAN BIAYA ALIAS GRATIS. Demikian jawaban dari kami. Terima kasih semoga informasinya membantu.

        Best Regard’s,

        Disdukcapil Depok

  • rekt said:
    October 6, 2014 at 3:08 pm

    selamat sore…. saya pada tanggal 22 September 2014 saya mengurus pembuatan KK dan e-ktp asli saya di minta kelurahan tapos, kota depok, untuk pembaharuan data dan menunggu 1 minggu untuk KTP sedangkan KK 1 bulan. yang ingin saya tanyakan :
    1. pada saat ktp sudah jadi kenapa saya menerima non e-ktp padahal sebelumnya ktp saya sudah e-ktp dan bagaimana persyaratan agar non e-ktp saya menjadi e-ktp??

    2. seleksi cpns diharuskan harus membawa e-ktp, bagaimana mengurusnya dan berapa lama proses pengurusannya?

    terima kasih

  • Diana said:
    October 21, 2014 at 3:46 pm

    Dear Bapak/Ibu,

    Selamat sore.
    Saya warga tapos depok ingin menikah di Medan karena calon suami saya domisili Medan.
    namun untuk surat catatan sipilnya saya ingin urus di depok.
    Mohon infonya untuk syarat-syarat dokumen yang diperlukan apa saja ya?

    Terima kasih

    • Admin said:
      October 21, 2014 at 4:07 pm

      Dear Ibu Diana yang kami hormati,

      Untuk informasi prosedur Pembuatan Akta Perkawinan mohon hubungi Sdri. Budiwati ( staf bagian pencatatan pernikahan ) di Nomor : 082122750872. Semoga informasinya dapat membantu terima kasih.

      Best Regard’s,

      Disdukcapil Depok

      • Diana said:
        October 21, 2014 at 4:24 pm

        Dear Bapak/Ibu,

        Terima kasih atas reply dan informasinya ya…

  • hendra said:
    November 3, 2014 at 11:40 am

    Dear Bapak/Ibu,

    bagaimana mengambil akte nikah di catatan sipil depok? apa yg harus saya bawa? apakah kira2 sudah jadi, saya nikah di catatan sipil tgl 24 okt 2014. terima kasih.

    Rgds,
    Hendra

    • Admin said:
      November 4, 2014 at 9:46 am

      Dear Bapak Hendra yang kami hormati,

      Untuk informasi pengambilan akta pernikahan mohon hubungi Sdri. Budiwati ( staf bagian pencatatan pernikahan ) di Nomor : 082122750872. Semoga informasinya dapat membantu terima kasih.

      Best Regard’s,

      Disdukcapil Depok

  • ajie said:
    November 12, 2014 at 9:28 pm

    Dear bapak/ibu,

    saya punya istri orang surabaya..
    tahun 2012 saya sudah melaporkan ke Disdukcapil Depok dan sudah mendapatkan Bukti validasi kedatangan. dikarenakan saya sering dinas keluar kota.. hingga saat ini istri saya belum membuat ktp depok.

    yang saya tanyakan apakah bukti validasi tersebut masih bisa digunakan walaupun tgl validasinya bulan agustus 2012, atau saya harus datang ke Disdukcapil Depok lagi untuk validasi ulang?

    Terima kasih,

    ajie

  • ajie said:
    November 13, 2014 at 10:18 am

    Dear Bapk/ibu,

    Saya mau tanya,, saya punya istri asal surabaya.
    pada bulan agustus 2012 istri saya sudah lapor Kantor Disdukcapil Depok dan mendapatkan bukti validasi dari Kantor Disdukcapil Depok. berhubung saya sering pergi keluar kota kata pekerjaan, hingga saat ini istri saya belum membuat ktp depok.

    yang saya ingin tanyakan.. apakah jika saya ingin membuat ktp untuk istri saya.. masih bisa menggunakan validasi yang sudah saya laporkan bulan agustus 2012 lalu atau harus melaporkan lagi dan mendapatkan bukti validasi baru?

    Terima kasih,
    ajie

    • Admin said:
      November 21, 2014 at 11:39 am

      Dear Bapak Ajie yang kami hormati,

      Terima kasih sebelumnya atas partisipasinya, bapak tidak perlu melakukan validasi kembali, cukup membuat pengantar RT/RW dan bukti validasi untuk dibawa ke kelurahan untuk di buatkan KK dan KTPnya . Semoga informasinya membantu, terima kasih.

      Best Regard’s,

      Disdukcapil Depok

      • ajie said:
        November 21, 2014 at 3:45 pm

        Dear Bapak Ajie yang kami hormati,

        Terima kasih sebelumnya atas partisipasinya, bapak tidak perlu melakukan validasi kembali, cukup membuat pengantar RT/RW dan bukti validasi untuk dibawa ke kelurahan untuk di buatkan KK dan KTPnya . Semoga informasinya membantu, terima kasih.

        Best Regard’s,

        Disdukcapil Depok

        ========================================================================
        Dear Admin,

        terima kasih atas informasinya.
        ada satu yang saya ingin tanyakan kembali.
        seblum istrinya lapor dan mendapatkan validasi untuk alamat kelurahan bhaktijaya dan kecamatan bhaktijaya.
        namun sekarang sy sudah tidak tinggal disitu lagi, tapi di kecamatan dan kelurahan tugu.
        dan saya ingin membuat kk dan ktp di klurahan tugu, apakah bisa menggunakan validasi yang lama tersebut, atau harus ke kantor walikota kembali untuk merubah datanya.

        Sebelumnya terima kasih ata bantuannya.

        Best regards,
        AJie

  • uki widia santi said:
    November 14, 2014 at 2:36 pm

    Selamat siang bapak/ibu. saya uki widia santi. nik: 3276107112760005. saya melakukan sms ke n0 082111014433. kemudian dapat balasan NIK: 3276107112760005. KK: 3276100606110036. nama/tgl/tempat lahir/kelamin. tp stauts e ktp sendiri bgm bu/pak? tks

  • uki widia santi said:
    November 22, 2014 at 8:15 am

    selamat bpagi bapak/ibu. saya uki widia santi.nik: 3276107112760005. saya masih menggunakan ktp lama. masih berlau hingga 31 des 2016, aoakah harus segera diubah menjadi e ktp? batas penggunaan ktp lama sampai kapan?tks

  • Endik said:
    December 2, 2014 at 2:39 pm

    Dear Disdukcapil Depok,

    Saya mau mengurus Akta kelahiran anak saya, adapun nama anak sudah berada/tercetak di Kartu Keluarga terbaru, yang ingin saya tanyakan adalah :

    1. Apa saja syarat tambahan yg dibutuhkan ?
    2. Berapa lama prosesnya ?
    3. Berapa biaya keseluruhan ?

    Terima kasih,

    Regards,
    Endik

    • Admin said:
      December 4, 2014 at 9:03 am

      Dear Bapak Endik yang kami hormati,

      Terimakasih atas partisipasinya, Bapak bisa mengajukan permohonan untuk pembuatan akta kelahiran di depok dengan persyaratan sebagai berikut :

      1. Isi Formulir Permohonan Bermaterai Rp. 6000 ( form dapat di download di sini)
      2. Asli Surat Keterangan Kelahiran dari Bidan/Dokter/RS.
      3. Domisili Depok
      4. Asli Surat Keterangan Kelahiran dari Kelurahan.
      5. FC. KTP kedua orang
      6. FC. KK baru yang sudah tercantum nama anak
      7. Surat Nikah yang dilegalisir KUA setempat
      8. FC KTP saksi 2 orang ( hadir pada saat pendaftaran )
      9. Berdasarkan Perwal Kota Depok No. 15 Tahun 2014, mengenai retribusi penggatian biaya cetak, pengurusan Akta Kelahiran TIDAK DIKENAKAN BIAYA ALIAS GRATIS. Demikian jawaban dari kami. Terima kasih semoga informasinya membantu.

        Best Regard’s,

        Disdukcapil Depok

  • oktiviyanti said:
    December 12, 2014 at 9:44 pm

    saya pindah dari lampung ke depok baru urus kk dan ktp dikelurahan curug bojongsari depok…kk sudah jadi akan tetapi ktp belum jadi denganalasan jaringan eror..dan pada saat saya tanyakan kapan jadinya tidak ada kejelasan dan hanya bilang tergantung jaringanya..mohon infonya pak..kami butuh ktp.

  • Fitriyani said:
    December 22, 2014 at 1:54 pm

    Dear disdukcapil depok

    Saya ingin mengurus surat pindah dari depok ke Tangerang. Saya sudah meminta surat pengantar dari RT dan RW. Namun saat saya datang ke kelurahan, pihak kelurahan meminta uang 150rb untuk proses lebih lanjut. Kalau tidak saya urus sendiri ke Kecamatan dan Dinas Kependudukan. Yang ingin saya tanyakan.

    1. Siapakah yang mengurus ke Kecamatan dan Dinas Kependudukan, saya sendiri atau pihak kelurahan?

    2. Wajarkah bila pihak kelurahan meminta uang 150 bila mereka yang mengurus ke Kecamatan dana Dinas kependudukan?

    TERIMAKASIH

    FITRIYANI

    • Admin said:
      December 23, 2014 at 9:35 am

      Dear Ibu Fitriyani yang kami hormati,

      1. Kami Sarankan Sebaiknya Ibu mengurus sendiri dari RT/RW, Kelurahan, Kecamatan sampai ke Dinas Kependudukan dan Pencatatatn Sipil Kota Depok
      2. Apabila ibu telah melakukan kesepakatan dengan pihak ke -3 untuk mengurus Surat Keterangan Pindah-nya maka tentunya dengan kesepakatan yang telah disetujui ke dua belah pihak, maka dalam hal ini kami tidak berkepentingan
      3. Sekali lagi kami sarankan untuk mengurus sendiri segala jenis dokumen kependudukan dan pencatatan sipil yang sudah diberlakukan gratis.
      4. Semoga informasinya dapat membantu.

        Best Regard’s,

        Disdukcapil Depok

  • ajie said:
    December 23, 2014 at 11:39 am

    Dear Admin,

    saya mau bertanya, sebelumnya saya sudah melaporkan kedatangan istri saya ke disdukcapil dengan alamat saya yang dulu di kecamatan sukmajaya kelurahan baktijaya dan mendapatkan surat validasinya. namun sekarang saya sudah pindah dan tinggal di kecamatan cimanggis kelurahan tugu. apakah surat validasi tersebut masih bisa digunakan, atau saya harus melaporkan ulang dengan alamat saya yang sekarang.

    mohon bantuannya untuk konfirmasi

    Best regards,
    Ajie

    • Admin said:
      December 24, 2014 at 9:13 am

      Dear Bapak Ajie yang kami hormati,

      Terima kasih sebelumnya atas partisipasinya, bapak tidak perlu melakukan validasi kembali, cukup membuat pengantar RT/RW dan bukti validasi untuk dibawa ke operator kami di kelurahan Bhaktijaya lalu membuat SKPWNI ( Surat Keterangan Pindah WNI antar Kelurahan ) dari BaktiJaya ke Kelurahan Tugu dengan persyaratan Pengantar dari RT/RW tempat awal/Kel Baktijaya. Semoga informasinya membantu, terima kasih.

      Best Regard’s,

      Disdukcapil Depok

  • abkar said:
    December 24, 2014 at 11:11 am

    Dear disdukcapil depok,

    Saya ingin mengurus surat pindah dari depok (rangkapan Jaya) ke Cianjur. Tapi ada masalah tentang data2x saya di E-KTP juga KK (kesalahan dalam penulisan nama), sampai hari ini saya sudah mengajukan proses kesalahan E-KTP dan KK saya di kelurahan rangkapan jaya. Pihak kelurahan katanya data2 saya selesai’nya di hari senin (28 Dec 2014). dan ktp baru saya di buatkan bentuk model lama (KTP non elektronik) bukan E-KTP.

    Yang ingin saya tanyakan :

    1. Jika saya mengajukan surat pindah dari depok ke cianjur di bulan january 2015 tapi KTP saya dalam bentuk model lama (KTP non elektronik) apakah masih bisa mengurus surat pindah ?

    karena saya cari informasi di luar KTP non elektronik masa berlaku sampai dengan tanggal 31 Desember 2014 (Peraturan Presiden nomor 112 Tahun 2013).

    2. Apa saja persyaratan yang harus saya bawa untuk pengurusan surat pindah

    Mohon informasi dan konfirmasinya.

    Terima kasih

    Abkar

    • Admin said:
      December 31, 2014 at 10:27 am

      Dear Bapak Abkar yang kami hormati,

      Terima kasih sebelumnya atas partisipasinya, menanggapi pertanyaan bapak mengenai permasalahan surat pindah keluar kami dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil memberikan jawaban yaitu :

      Untuk persyaratan surat pindah keluar Kota depok dibutuhkan persyaratan diantaranya :

      1. Surat Pengantar dari RT/RW
      2. Surat Pengantar Pindah dari Kelurahan
      3. Surat Pengantar Pindah dari Kecamatan
      4. Foto Berwarna 3 x 4 dua lembar

      Berdasarkan Perwal Kota Depok No. 15 Tahun 2014, mengenai retribusi penggatian biaya cetak, pengurusan surat pindahkeluar TIDAK DIKENAKAN BIAYA ALIAS GRATIS. Sedangkan untuk proses Surat Pindah Datang dapat ditunggu. Semoga informasinya dapat membantu.

      Best Regard’s,

      Disdukcapil Depok

  • abkar said:
    December 24, 2014 at 12:40 pm

    Dear disdukcapil depok,

    Saya ingin mengurus surat pindah dari depok (rangkapan Jaya) ke Cianjur. Karena ada kesalahan penulisan nama di E-KTP dan KK. Sampai hari ini saya sudah mengajukan kesalahan data2 saya yang ada di E-KTP dan KK saya di kelurahan rangkapan jaya. Dari pihak kelurahan rangkapan jaya data2 saya selesai’nya di hari senin ( 29 Dec 2014 ), dan ktp saya di buatkan dalam bentuk ktp model lama ( KTP non elektronik ) bukan E-KTP.

    Yang ingin saya tanyakan :

    1. Apakah masih bisa saya mengurus surat pindah di bulan january 2015 dengan ktp model lama ( KTP non elektronik ), karena yang saya tau program E-KTP di berhentikan dan ktp model lama masa berlakunya sampai dengan tanggal 31 Desember 2014 dengan Peraturan Presiden No. 112 Tahun 2013 ?

    2. Apa saja yang saya persyaratan untuk mengurus surat pindah

    Terima Kasih

    Abkar

  • M.Lanih said:
    January 7, 2015 at 9:00 pm

    Dear bpk/ibu Disdukcapil Depok
    Saya ingin bertanya Pada akte kelahiran saya tercantum nama “Muhammad Lanih” tapi izasah2 saya dan E-KTP dan juga Kartu keluarga Tercantum “M.Lanih” ada kekeliruan dalam pembuatan akte tersebut bagaimana cara merubah akte kelahiran saya menjadi “M.Lanih” yg menjadi kekawatiran sya ketika sy nnti mengurus surat nikah atau numpang nikah…

    Dimohon jawaban dan informasinya trimakasih

    • Admin said:
      January 16, 2015 at 11:49 am

      Dear Bapak M. Lanih yang kami hormati,

      Untuk data akta kelahiran tidak boleh terdapat singkatan pada nama. Semoga informasinya dapat membantu.

      Best Regard’s,

      Disdukcapil Depok

    • Admin said:
      February 26, 2015 at 9:05 am

      Terimakasih atas partisipasinya, Pastikan bahwa akta yang dikeluarkan adalah produk Dinas Kependudukan dan Pencattaan Sipil Kota Depok, jika dikeluarkan oleh dinas lain maka perubahan dilakukan oleh Dinas terkait. untuk persyaratan perubahan akta :

      1. Isi Formulir Permohonan Bermaterai Rp. 6000 ( form dapat di download di sini)
      2. Domisili Depok
      3. FC. KTP Ybs
      4. FC. KK Ybs
      5. FC KTP saksi 2 orang ( untuk saksi harus selain orang tua anak dan hadir pada saat pendaftaran )
      6. Surat Pernyataan Perubahan Data.
      7. Dasar Perubahan
      8. Jika perubahan terkait dengan data esensial seperti nama maka diperlukan pengadilan negeri sebagai dasar perubahan

      Jika kurang jelas mohon hubungi Hj. Mujahidin staff bag. pencatatan sipil di nomor : 081806614738. Terima kasih semoga informasinya membantu.

  • Ajie said:
    January 10, 2015 at 5:36 pm

    dear admin,

    saya mau tanya yang di maksud surat validasi ketika sudah lapor ke Disdukcapil itu apakah surat keterangan datang yang sudah ada nomor KK baru nya?
    dikarenakan saya hanya mendapatkan selembar surat itu ketika saya melaporkan kedatangan istri saya pada tahun 2012 lalu.

    best regards,
    Ajie

  • christiana rahardja said:
    January 13, 2015 at 2:22 pm

    Pak,

    Sy mau tny, berapa lama waktu untuk ke pengurusan surat2 kk sesudah menikah? akte nikah dan catatan sipil sdh keluar tetapi kami blm mengurus untuk kartu keluarga, adakah batasan waktu yang diberikan oleh pemerintah perihal kepengurusan surat2 ?

    Terima kasih

    • Admin said:
      January 16, 2015 at 11:35 am

      Dear Ibu christiana Rahardja yang kami hormati,

      Terima kasih sebelumnya atas partisipasinya, untuk pembuatan pisah KK disarankan secepatnya mengurus. Semoga informasinya dapat membantu terima kasih.

      Best Regard’s,

      Disdukcapil Depok

    • Admin said:
      February 26, 2015 at 8:30 am

      Tidak ada batasan , tapi untuk administrasi yang baik harus secepatnya diurus

  • tanto said:
    January 14, 2015 at 4:26 pm

    Dear Admin,

    Untuk penambahan anggota keluarga di KK karena kelahiran yang saya tahu syaratnya upa pengantar RT/RW, Akta Kelahiran dan KK asli.

    Setelah syarat tersebut di lengkapi apakah ke kelurahan dulu atau langsung ke disdukcapil depok?
    Dan berapa besar biaya yang harus di keluarkan.

    Warm Regards,

    Tanto

    • Admin said:
      January 16, 2015 at 11:25 am

      Dear Bapak Tanto yang kami hormati,

      Untuk proses pengurusan KTP dan KK langsung ke OPR kami di masing – masing Kelurahan. Berdasarkan Perwal Kota Depok No. 15 Tahun 2014, mengenai retribusi penggatian biaya cetak, pengurusan Dokumen Kependudukan TIDAK DIKENAKAN BIAYA ALIAS GRATIS. Demikian jawaban dari kami. Terima kasih semoga informasinya membantu.Semoga informasinya dapat membantu.

      Best Regard’s,

      Disdukcapil Depok

  • khairunnufus said:
    January 27, 2015 at 3:51 pm

    Saya khairunnufus, mau tanya untuk pengurusan e ktp dan kk dengan persyaratan lengkap di kelurahan yg ada di depok biayanya berapa?, terimakasih

    • Admin said:
      March 17, 2015 at 3:49 pm

      yth khairunnufus

      Berdasarkan Perwal Kota Depok No. 15 Tahun 2014, mengenai retribusi penggatian biaya cetak, pengurusan Akta Kelahiran TIDAK DIKENAKAN BIAYA ALIAS GRATIS. Demikian jawaban dari kami. Terima kasih semoga informasinya membantu.

  • January 29, 2015 at 5:54 pm

    Dear Yth. Admin Disdukcapil Depok,

    Saya ingin mendaftar BPJS secara online dengan KK No. 3276021712140023 tetapi pada sistem bpjs mengatakan KK saya tidak terdaftar di disdukcapil.

    Mohon informasi dan penjelasannya perihal hal ini?

    Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

    R’grds,

    Ingkan Saputra

    • Admin said:
      February 25, 2015 at 4:51 pm

      BPJS menggunakan database Kemendagri, tapi untuk lebih puasnya ibu bisa mengecek ke disdukcapil,untuk menemui Pak Juma

  • Sandi said:
    January 30, 2015 at 1:49 pm

    Selamat Siang,

    Saya aau tanya untuk pembuatan surat kedatangan di kota depok jadinya berapa lama yah?

    Terima Kasih

    • Admin said:
      March 17, 2015 at 3:45 pm

      yth pak sandi

      di SOP 7 hari kerja pak paling lama bgt 14 hari kerja karena surat pindah datang ke kota depok cukup banyak

  • muchlis said:
    February 1, 2015 at 11:50 pm

    dear bpk/bu disdukcapil depok

    saya mau mengurus akta lahir anak saya yang lahir di depok tanggal 21 desember 2012.. sedangkan KK kami jakarta selatan (lenteng agung). apa saja yang diperlukan untuk pengajuan nya. terima kasih..
    ditunggu post nya

    • Admin said:
      March 17, 2015 at 3:41 pm

      yth pak muchlis

      kota depok menggunakan asas domisili yaitu pembuatan akte kelahiran berdasarkan domisili orangtuanya (yg tinggal di depok) jadi bapak buat akte kelahiran anaknya di Jakarta..
      semoga membantu

  • Jeffri Setyohadi said:
    February 26, 2015 at 12:05 pm

    Dear Admin,

    Hari ini saya mengurus Pindah Datang ke Disdukcapil di lantai 1 Gedung DiBaleka II, kompleks Balaikota Depok, dan harus menunggu 1 minggu untuk pembuatannya, yang ingin saya konfirmasi :
    1. apakah waktu pembuatannya harus selama itu?
    2. KTP asli saya dari diminta bersama fotocopy seluruh berkas termasuk surat pindah dari daerah asal (Jakarta Pusat), ketika saya kembali lg untuk pengambila berkasnya, dokumen apa saja yang akan saya dapatkan?

    Sebelumhya saya ucapkan terima kasih atas perhatian dan jawabannya.

    rgds,

    Jeffri S

    • Admin said:
      February 26, 2015 at 3:52 pm

      Yth Bpak Jeffri setyohadi

      1.Iya pak karena selain jumlah pemohon pindah datang yg banyak, oleh kepala dians yg baru semua permohonan Administrasi Kependudukan harus menggunakan tanda tangan basah (dahulu msh memakai ttd scanan), karena ini merupakan administrasi kependudukan yg baik.
      2.Nanti bapak akan mendapatkan Surat Pindah Datang yg memakai Kop dinas kependudukan Kota Depok, nanti bapak bisa dicetakan KK baru kota depok, jg harus mengurus pembuatan KTP-E dengan mengurus pengantar dari Rt/Rw (utk mengurus KK dan KTP dikelurahan)

      semoga membantu

  • iwan budy said:
    February 27, 2015 at 3:18 pm

    Dear pak admin,

    Saya berencana mengurus kepindahan KK & E-KTP dari mojokerto ke depok,
    Kira2 dokumen apa saja yg harus saya persiapkan?

    Terimakasih
    wassalam

    • Admin said:
      March 2, 2015 at 11:09 am

      Dear Bapak Iwan budy yang kami hormati,

      Untuk proses pengurusan Surat Pindah datang bapak dapat langsung datang ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Depok Gedung Balaikota DiBaleka II Lantai 1 Depok Jl. Margonda Raya No. 54, Ruang Pelayanan Lantai I, dengan membawa Surat Keterangan Pindah Asli dari Disdukcapil Kota Mojokerto dan e-KTP Asli, jika sudah ditarik oleh daerah asal maka Bapak dapat membuat Surat Pernyataan diatas materai Rp. 6000 yang menyatakan bahwa KTP/e-KTP dan KK asli telah ditarik oleh Disdukcapil Kota Mojokerto. Untuk Proses penyelesaian layanan laporan surat pindah dapat ditunggu. Setelah mendapatkan Surat Validasi Pindah Datang maka selanjutnya Bapak membawa Surat Validasi beserta Pengantar dari RT/RW untuk pembuatan KK dan KTP Kota Depok. Berdasarkan Perwal Kota Depok No. 15 Tahun 2014, mengenai retribusi penggatian biaya cetak, pengurusan Dokumen Kependudukan TIDAK DIKENAKAN BIAYA ALIAS GRATIS. Demikian jawaban dari kami. Terima kasih semoga informasinya membantu. Semoga informasinya dapat membantu.

  • Ellen said:
    March 5, 2015 at 9:08 am

    Kepada Yth. 

    Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

    Saya ingin mengajukan beberapa pertanyaan.

    Nama saya Ellen, 19 tahun. Saya sudah mempunyai 1 anak berumur 5 bulan.

    Saya ingin membuatkan akta kelahiran untuk anak saya.

    Di sini masalahnya adalah, saya tidak lagi bersama dengan suami saya. Di karenakan tidak restui oleh orang tua saya.

    Dan nama saya masih tercatat di KK orang tua saya.

    Bisakah saya membuatkan akta kelahiran untuk anak saya, tetapi nama ayahnya yang tercantum di dalam surat akta kelahiran tersebut?

    Atau apakah ada solusi lain supaya anak saya bisa mendapatkan akta kelahiran?

    Best Regards,

    Ellen

    • Admin said:
      March 13, 2015 at 10:04 am

      untuk masalah ini silahkan ibu datang ke dinas saja nanti akan di jelaskan oleh kasie pendaftaran penduduk Pak jaka susanta

  • March 5, 2015 at 11:19 pm

    Dear Admin,

    Saya baru saja pindah ke alamat baru yang mana masih satu RW dengan alamat sebelumnya. Apa persyaratan yang harus saya siapkan untuk mengurus KTP dan KK yang baru? Kemana saya harus datang? Kemudian berapa lama proses dan biayanya?

    terima kasih.
    salam.
    Ria

    • Admin said:
      March 13, 2015 at 9:59 am

      datangi saja RT yg lama minta surat pindah ke Rt yg baru, lalu lapor kekelurahan nanti akan di ganti KK sama KTP nya ke alamat yg baru oleh petugas kelurahannya

      semoga membantu

  • Rita Margaretha said:
    March 16, 2015 at 2:27 pm

    Dear Admin,

    Saya ingin membuat Surat Numpang Nikah di catatan sipil Bali ( domisili KTP depok ) dan juga Surat Keterangan belum menikah sbg salah satu dokumen persyaratan menikah dengan WNA.

    Apakah hal tersebut bisa dan apa saja persyaratan yang dibutuhkan untuk dibawa ke Catatan Sipil. terima kasih atas perhatiannya.

    • Admin said:
      March 17, 2015 at 9:02 am

      Cukup miss Rita Margareta tinggal mendaftarkan saja ke Catatan sipil Bali dgn membawa N1 N2 (surat Numpang Nikah dan surat keterangan belum menikah) tersebut

      semoga membantu dan semoga lancar proses pernikahannya

  • Jeffri Setyohadi said:
    March 17, 2015 at 9:11 am

    Dengan hormat,

    Hari ini saya mencoba layanan SMS Gateway di 082111014433, dengan mengetik NIK#Nomor NIK sesuai panduan, dan kemudian mendapat balasan berupa NIK, nmr KK, Nama , TTL dan Jenis kelamin, namun tidak ada keterangan tentang status E-KTP saya yang sudah 2 minggu ini saya uruskan di Kelurahan Cimpaeun.

    Mhn bantuan untuk mengetahui statusnya dan berikutnya prosedur apalagi yg harus saya lewati?

    Terima kasih sebelumnya.

    Salam,
    Jeffri Setyohadi

  • santi said:
    March 30, 2015 at 1:12 pm

    Dengan hormat,

    Saya barusaja memasukkan berkas surat pindah saya dari daerah ke kota depok. Setelah saya memasukkan berkas per tanggal 30 Maret 2015 saya disuruh kembali di tanggal 6 April 2015. Yang mau saya tanyakan apakah proses nya harus selama itu? sedangkan kemarin saya cabut berkas di daerah saja cukup 1 hari jadi. Kenapa di Depok proses nya selama itu? sedangkan saya sudah sangat membutuhkan sekali KTP dan KK tersebut untuk mengurus Akte anak.

    Terimakasih.

    • Admin said:
      April 21, 2015 at 11:39 am

      yth ibu santi

      iya bu prosesnya dengan kebijakan kepala dinas bahwa surat pindah harus di tanda tangan basah dan terlebih dahulu di paraf kasi dan kabid dan tidak semua sp dapat di tarik data secara online dari daerah asal, sehingga butuh beberapa kali ataupun hari agar data dapat on line, kalau cabut berkas data sudah siap di data base tinggal cetak hanya butuh waktu 10 menit cetak… beda dengan pindah datang…belum lagi jumlah pemohon yang 150 berkas perhari…di jaktim proses datang 3 hari, di bogor 3 hari…

      semoga membantu

  • sardi said:
    April 7, 2015 at 3:11 pm

    selamat sore

    Saya akan melakukan proses surat pindah datang dari jakarta ke depok.
    mohon penjelasan dan prosedur untuk awal pengurusan sampai selesai agar tidak terjadi bolak-balik ke tempat yg sama mengingat jarak tempuh yg lumayan jauh dan juga waktu, karena jujur saya sampaikan saya ambil cuti 3 hari untuk urusan pindah ini.
    jadi sekali lagi minta tolong hal apa saja yg harus saya persiapkan.

    Mohon di share no.telp yg pasti bisa di hubungi untuk koordinasi lebih lanjut

    Demikian dan terimakasih atas perhatian nya

    salam

    sardi.siagian

    • Admin said:
      April 21, 2015 at 10:55 am

      Terima kasih sebelumnya atas partisipasinya, menanggapi pertanyaan bapak mengenai permasalahan surat pindah datang kami dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil memberikan jawaban yaitu :

      untuk persyaratan surat pindah datang :

      1. Cukup surat pengantar Pindah datang dari disdukcapil sudin Jakarta

      utk mendapatkannya buat dahulu
      1. Surat Pengantar dari RT/RW
      2. Surat Pengantar Pindah dari Kelurahan (jakarta)
      3. Surat Pengantar Pindah dari Kecamatan (jakarta)
      4. KTP dan KK asli
      5. Buku nikah legalisir
      6. Foto Berwarna 3 x 4 dua lembar

      Berdasarkan Perwal Kota Depok No. 15 Tahun 2014, mengenai retribusi penggatian biaya cetak, pengurusan surat pindah TIDAK DIKENAKAN BIAYA ALIAS GRATIS. Demikian jawaban dari kami. Semoga informasinya dapat membantu.

  • riza anggi said:
    April 7, 2015 at 6:16 pm

    Selamat Malam,

    Saya pindahan 2th yg lalu dari Surabaya ke Depok, dengan membawa dokumen lengkap dan sudah mendapat KTP (non E-KTP karena tidak pernah dapat panggilan dari kelurahan untuk penggantian ke E-KTP) dan KK. Masalahnya, saat saya mau daftar BPJS secara online sesuai dengan nomor NIK KK, ternyata nama saya tidak ada dalam daftar KK. Beda cerita ketika sya check Nomor KTP secara online trnyata masih terdaftar sesuai alamat dan NIK KK masih betul.
    Pertanyaan saya, kenapa data NIK KTP saya tidak ada dalam KK online, padahal alamat dan lain2 masih sama persis, ini membuat saya kesulitan mendaftar BPJS, lalu bagaimana solusinya?

    • Admin said:
      April 21, 2015 at 10:49 am

      yth Pak Riza anggi

      terimakasih atas atensinya
      data bapak ada di database disdukcapil, kenapa data bapak tidak ada di database BPJS karena data BPJS menggunakan database Kemendagri dan belum pernah di perbaharui dengan database disdukcapil kota depok,itu terjadi dengan warga pindahan dan baru lahir pasti tidak terdaftar di database bpjs jadi bapak tidak bisa membuat BPJS secara Online, bapak membuat secara amnual di kantor bpjs

      semoga membantu

  • erinaldi said:
    April 8, 2015 at 10:54 am

    kepada yth dinas catatan sipil dan kependudukan depok

    saya minta tolong penjelasan mengenai persyaratan untuk pindah domisili.

    saya dian melyasari beralamat di jln cilobak raya …..pangkalan jati limo kota depok.

    saya mau mengajukan surat pindah alamat dari depok ke prov banten tepatnya kota serang, tolong petunjuknya persayaratan apa saja yang mesti saya siapkan dan prosedurnya bagaimana dan kemana saja saya mesti mengurus,

    trims

    • Admin said:
      April 21, 2015 at 10:36 am

      Terima kasih sebelumnya atas partisipasinya, menanggapi pertanyaan bapak mengenai permasalahan surat pindah keluar kami dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil memberikan jawaban yaitu :
      untuk persyaratan surat pindah keluar Kota depok dibutuhkan persyaratan diantaranya :

      1. Surat Pengantar dari RT/RW
      2. Surat Pengantar Pindah dari Kelurahan
      3. Surat Pengantar Pindah dari Kecamatan
      4. KTP dan KK asli
      5. Foto Berwarna 3 x 4 dua lembar

      Berdasarkan Perwal Kota Depok No. 15 Tahun 2014, mengenai retribusi penggatian biaya cetak, pengurusan surat pindahkeluar TIDAK DIKENAKAN BIAYA ALIAS GRATIS. Sedangkan untuk proses Surat Pindah Datang dapat ditunggu. Semoga informasinya dapat membantu.

      • Admin said:
        April 21, 2015 at 10:37 am

        satu lagii pak ditambah buat SKCK biasanya diminta oleh daerah asal tujuan

  • zulkifli said:
    April 15, 2015 at 2:25 pm

    dear admin

    informasi yang saya ajukan mohon untuk dibalas

    terimakasih

    • Admin said:
      April 21, 2015 at 2:40 pm

      yth pak zulkifli

      sudah dibalas ya pak, maaf karena server depo.go.id maintenence kita tidak bisa membuka forum pengaduan

    • Admin said:
      April 21, 2015 at 2:40 pm

      yth pak zulkifli

      sudah dibalas ya pak, maaf karena server depok.go.id maintenence kita tidak bisa membuka forum pengaduan

  • Fajar said:
    April 20, 2015 at 9:33 am

    Dear Admin,

    Saya ingin mengurus pindah datang ke kota depok untuk dua orang, saya telah memiliki e-ktp dari kota bgr dan saya telah memiliki semua berkasnya. ini pak yang mau saya tanyakan.
    – apakah saya harus datang berdua ke kantor dinas? atau dapat di wakili oleh salah satu?
    – apakan akan di lakukan foto ulang? atau pengambilan ttd ulang?

    terimakasih sebelumnya

    salam

    fajar

    • Admin said:
      April 21, 2015 at 9:38 am

      yth pak fajar
      terimakasih atas atensinya saya coba jawab

      1. Boleh diwakilkan oleh yang bisa dipercaya
      2. Tidak perlu foto ulang karena data bapak akan ditarik dari bogor ke kota depok, nanti untuk pembuatan e-ktp nya tetap minta surat pengatar Rt/Rw urus di kelurahan setempat, nanti oleh petugas e-kpt data bapak akan di cek lagi, jg data biometriknya jika sudah valid akan di cetakkan tapi perlu proses agak lama ya pak soalnya antrian datanya lama untuk dicetaknya. SOP 14 Hari kerja

      semoga membantu

  • Bobby said:
    April 23, 2015 at 10:32 am

    Selamat Pagi Bapak / Ibu Admin
    Mohon penjelasan dari Bapak / Ibu

    Pada tahun 2011 yang lalu kalau saya nggak salah, pertama kali kami (suami /istri) sudah direkam untuk E-TKP, di kelurahan Sukmajaya, Depok (pada waktu itu bersamaan dengan warga yang lainnya atau awal mula E-KTP). Seiring dengan perjalanan waktu, E-KTP selesai kalau saya nggak salah kurang lebih 7 atau 8 bulan, dan kami sudah pindah alamat (Kecamatan dan Kelurahan masih sama). EKTP kami yang baru sudah keluar.

    Saya kembali ke Kelurahan, untuk mengurus pindah alamat dan ganti KTP. Petugas mengatakan, harus ada surat dari pindah RT/RW dari alamat asal dan pengantar dari RT/RW alamat baru. Semua sudah kami selesaikan dan EKTP yang punya kami ditarik oleh Kelurahan. KTP / Kartu Keluarga yang baru selesai dalam 14 hari, tetapi masih yang KTP Lama, dengan alasan bahwa mesin / alat perekam di kelurahan belum ada, dan bila nanti sudah ada, bisa datang lagi ke kelurahan, dan nanti data akan dirubah. (KTP kami dikeluarkan pada bulan November 2012, T. Tangan Ka Dis Pendudukan dan Pencatatan Sipil).

    Setelah ada Peraturan bahwa KTP Lama tidak berlaku lagi per Des 2014, Minggu lalu kami datang ke kelurahan, dan petugas mengatakan, bahwa kami harus mengajukan ulang lagi dengan pengantar surat dari RT/RW, dan akan selesai dalam tempo 14 Hari Kerja.

    Logika saya, bahwa data sudah online, dan saya berpikir, bahwa data saya yang lalu sudah dirubah (karena saya resmi mengajukan ke kelurahan), dan berharap KTP tinggal cetak, kalaupun belum dirubah, kenapa KTP dan KK yang dikeluarkan pada Bulan November 12 sudah alamat yang baru.

    Menurut saya, ini harus diperbaiki, sistem online, tetapi masih lambat.
    Saya pikir tadinya, Petugas seharusnya, mengecek data di komputer mereka (saya lihat sudah ada komputer), atau apakah data belum online ?
    Ok, kalau data belum online, logikanya, data yang ada di komputer tersebut seharusnya sudah ada data saya, karena direkam pada tahun 2011.

    Seharusnya menurut saya, petugas melakukan pengecekan data dulu di komputer, kalau sudah ada, maka petugas dapat memnginformasikan bahwa untuk perubahan data, tetap harus minta pengantar dari RT/RW, dan setelah itu serahkan ke Kelurahan, Petugas akan merubah alamat sesuai dengan permohonan, setelah itu kelurahan tinggal cetak.
    Saya lihat sudah ada alat rekam di Kelurahan Abadijaya, atau apakah alat ini hanya pajangan saja ?

    Demikian, terima kasih atas perhatian dan terima kasih atas pelayanan dari disduk melalui website ini. Kami yakin senantiasa pelayanan semakin hari semakin baik.

    Salam

    Bobby

    • Admin said:
      April 27, 2015 at 1:44 pm

      yth pak Bobby

      iya pak syarat baku pembuatan KTP memang harus memakai pengatar Rt/Rw karena namanya jg berubah pak dari KTP biasa menjadi KTP elektronik, kenapa karena data bapak di kelurahan yg lama masih tercatat di kemendagri adalah data yg lama yg bisa mengupdatenya adalah Operator e-ktp tetapi syaratnya adalah pengantar rt/rw, kenapa sistem online masih lambat karena serentak se indonesia mencetak e-ktp di daerahnya masing2 antrian data utk mencetaknya lambat dari kemendagri salah cetak atau jaringan terputus dari kemendagri maka user operator akan di lock kemendagri, operator sudah mengusahakan mencetak pada malam hari pak makanya disini dibutuhkan kesabaran warganya

      semoga membantu

  • oqiemulia said:
    April 23, 2015 at 3:31 pm

    Dear Admin,

    Saya belum lama ini mengurus surat pindah dari JKT ke DPK. saat ini saya sudah dapat KTPnya. Yang mau saya tanyakan adalah mengapa alamat yang tercantum tidak lengkap? padahal sewaktu mengurus sudah memberikan alamat yang lengkap. alamat yang tertulis di KPT hanya : RAWADENOK tanpa nama jalan, tanpa nomor rumah. sedangkan RT/RW, Kel. dan Kecamatan tertulis lengkap. hanya alamat rumah saja yang tidak lengkap.
    apakah ini kesalahan atau memang bisa seperti itu?

    Terima kasih sebelumnya.

    Oqie

    • Admin said:
      April 27, 2015 at 1:24 pm

      yth pak oqiemulya

      coba bapak cek di KK bapak apakah terccantum alamat lengkapnya biasanya apabila KK nya sudah benar tercantum alamat lengkapnya datanya nyambung ke pembuatan e-ktp pak, dan juga lihat lagi di SKP WNI nya pak jika msh punya copyannya apakah tercatat alamat lengkap, jika bapak ingin mencetak lagi alamat lengkap di e-ktp bapak coba bapak datangi lagi operator kelurahannya utk dicetak lg e-ktpnya dngan alamat yg lengkap tetapi memerlukan waktu lama pak utk memperbaiki dan mencetakknya

  • David said:
    April 24, 2015 at 8:45 am

    Dear Admin,

    Saya ingin membuat KK baru karena sudah berumah tangga. Saya menikah dengan istri yang domisilinya bukan di Depok. Yang ingin saya tanyakan :
    1. Apa saja persyaratan yang diperlukan dan bagaimana prosedurnya?
    2. Apa saya dan istri harus membuat e-KTP baru (ganti status untuk saya, istri mutasi ke Depok)? Jika ya, apa harus foto dan tandatangan ulang? Sebagai informasi, saat ini saya dan istri sudah memiliki e-KTP.

    Terima kasih sebelumnya.

    Salam,
    David

    • Admin said:
      April 27, 2015 at 1:10 pm

      yth Pak David

      namanya itu pecah KK atau membuat KK baru

      1.Untuk proses pengurusan Surat Pindah datang bapak dapat langsung datang ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Depok Gedung Balaikota DiBaleka II Lantai 1 Depok Jl. Margonda Raya No. 54, Ruang Pelayanan Lantai I, dengan membawa Surat Keterangan Pindah Asli dari Disdukcapil Kabupaten /Kota tempat istri bapak dan e-KTP Asli jika sudah ditarik oleh daerah asal maka Bapak dapat membuat Surat Pernyataan diatas materai Rp. 6000 yang menyatakan bahwa KTP/e-KTP dan KK asli telah ditarik oleh Disdukcapil Kabupaten/Kota tempat istri bapak . Untuk Proses penyelesaian layanan laporan surat pindah dapat ditunggu. Setelah mendapatkan Surat Validasi Pindah Datang maka selanjutnya Bapak membawa Surat Validasi beserta Pengantar dari RT/RW untuk pembuatan KK dan KTP Kota Depok.
      2. tidak perlu Rekam ulang E-KTP tetapi bapak membuat lagi persyaratan pembuatan KTP spt membuat baru memakai pengatar dari Rt/Rw setempat(depok). nanti data istri bapak akan ditarik kekota depok dan akan dicetakkan kembali e-ktp nya dgn e-ktp kota depok.

      semoga membantu

      • Rachmat said:
        May 26, 2015 at 5:05 pm

        Dear Admin,

        Hari senin tgl 25 Mei 2015 saya mencoba mengurus surat pindah, tapi saya ditolak karena tidak membawa KTP asli, saya sudah menjelaskan kalau KTP asli saya sudah diambil oleh pihak kecamatan kota asal saya. Padahal di web hanya tertera “Surat Keterangan Pindah dari Kota Asal” sebagai persyaratannya. Bisa dicek disini http://disdukcapil.depok.go.id/faqs/bagaimana-mengurus-surat-pindah-datang/

        Alhasil saya pulang dengan tangan kosong, padahal hari itu saya sempatkan dari rumah pergi ke kantor Walikota dalam keadaan sakit.

        Sebetulnya apa saja sih persyaratannya? Tolong jangan membuat masyarakat bingung. Mohon diberikan penjelasan terkait hal ini.

        • Admin said:
          May 27, 2015 at 10:32 am

          Kepada Yth,
          Bapak Rachmat

          Sebelumnya kami ucapkan terimakasih atas partisipasinya, dan mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Berkenaan dengan permasalahan yang Bapak uraikan, dapat diinformasikan sebagai berikut :
          apakah bapak sudah Mendaftarkan Surat Pindah bapak ke Bagian Pindah Datang Pak Nopendi Jika sudah, wajib menyerahkan KTP asli bapak jika sudah E-KTP tetapi apabila sudah ditarik oleh Pihak Kecamatan Asal. bapak buat surat Pernyataan di atas Materai 6000 yg menyatakan KTP sudah diambil di kota asal. mohon maaf pak soalnya sudah ada MOU semua kepala daerah di semua kota dan kabupaten se indonesia bahwa KTP asal yg menarik KTPnya adalah kota tujuan kita pindah. harusnya kota asal bapak sudah tau ttg MOU tsb atau harusnya kota asal bapak menlegalisir dan ttd pejabat berwenang yg menerangkan KTP sudah ditarik. maaf pak kita berhati-hati sudah berapa kali kecolongan oleh pindahan dari DKI yg bilang ktp sudah ditarik DKI pdhl ktp nya masih ada, kalau kita temukan mereka berdalih buat bayar pajak pdhl itu resiko dari pindah datang maaf itu hanya satu contoh.
          mohon maaf atas ketidaknyamanannya

  • uki widia santi said:
    May 23, 2015 at 3:00 pm

    Dear admin
    Saya uki. Kalau saya mau membuat KK tapi:
    1. tidak mempunyai akte, bisakah saya menggunakan surat keterangan lahir dari RS.
    2. apakah saya perlu melampirkan ktp orang tua?

    • Admin said:
      May 27, 2015 at 10:38 am

      yth ibu Uki
      Sebelumnya kami ucapkan terimakasih atas partisipasinya,Berkenaan dengan permasalahan yang Ibu uraikan, dapat diinformasikan sebagai berikut :
      1. apakah ibu ingin membuat akte kelahiran anak, jika iya makan masukkan dahulu nama anak ibu ke dalam KK dgn menggunakan surat keterangan Lahir dari RS
      2. jelaskan dahulu ibu apakah ibu ingin pecah KK atau apa. maaf pertanyaanya kurang jelas dan spesifik ingin membuat KK baru(pecah KK dgn orang tua) atau pindaha atau ingin memasukan nama anak ke dalam KK

  • finatria said:
    May 25, 2015 at 4:51 pm

    Dear admin
    Selamat sore…nama saya finatria, saya pindah datang dari boyolali ke depok. ktp dan kk sudah jadi…hanya saja kk saya kembalikan ke kelurahan karena ada kesalahan nama. saya mencoba daftar bpjs online. setelah memasukkan nomor KK ternyata anggota keluarga yang muncul hanya nama saya. Nama suami dan anak tidak tertera sementara saya ingin mengurus bpjs untuk keluarga saya seluruhnya. untuk mendapatkan kejelasan ini kira kira apa yang harus saya lakukan.
    terima kasih

    • Admin said:
      May 27, 2015 at 11:04 am

      Kepada Yth.
      Ibu finatria
      Di –
      Depok,

      Sebelumnya kami ucapkan terimakasih atas partisipasinya, berkenaan dengan permasalahan Ibu sampaikan, dapat diinformasikan sebagai berikut :
      – BPJS telah bekerjasama dengan Kementrian Dalam Negeri dalam penggunaan database kependudukan, dalam hal ini data yang digunakan adalah data dari Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil masing-masing daerah, sehingga data KTP/KK yang diterbitkan Dinas Kependudukan Kepndudukan dan Pencatatan Sipil dapat diakses BPJS,
      – Jika KTP/KK ada masalah pada saat pendafataran BPJS, silakan di up date di Kelurahan setempat dengan membawa : Surat Pengantar RT dan RW, KTP dan KK asli yang lama,
      – Jika masih ada masalah silakan mendaftar secara langsung di Kantor BPJS, sehingga Saudara memperoleh informasi lebih lengkap.
      Demikian semoga dapat membantu.

  • catharina said:
    May 25, 2015 at 8:46 pm

    Dear Admin,

    Saya ingin menikah di Bali dengan WNA,

    Jika saya ingin meminta surat keterangan belum pernah menikah dan surat ijin untuk melangsukan pernikahan di capil bali, apa sajakah syarat-syaratnya?

    Terimakasih admin.

    Hormat,
    Catharina

    • Admin said:
      May 27, 2015 at 10:54 am

      Dear Ibu catharina yang kami hormati,

      Untuk informasi prosedur pencatatan Perkawinan dan Perceraian mohon hubungi Sdri. Budiwati ( staf bagian Pencatatan Perkawinan dan Perceraian ) di Nomor : 082122750872. Semoga informasinya dapat membantu terima kasih.

      Best Regard’s,

      Disdukcapil Depok

  • catharina said:
    May 28, 2015 at 10:19 am

    Dear Admin,

    Terimakasih untuk infonya kemarin,

    Saya sangat kecewa, saya datang ke catatan sipil bagian perkawinan dan yang terjadi surat permohonan ijin saya menikah di Bali ditolak hanya karena calon suami saya adalah WNA.

    Sedangkan salah satu syarat dari catatan sipil di Bali adalah surat keterangan ijin menikah di bali dari capil depok, kenapa saya di diskriminasi hanya karena calon suami saya seorang WNA?, padahal saya sudah mendapatkan surat lengkap dari RT-RW-KELURAHAN dan Kecamatan sebagai pengantar.

    Lalu sebagai warga depok saya harus minta kemana lagi?, alasan saya menikah di Bali juga karena semata-mata memenuhi keinginan orang tua saya, kami ini ingin menikah jelas dan sah serta taat peraturan undang-undang, mengapa justru di persulit. Adakah peraturan atau undang-undang yang tidak boleh mengeluarkan surat ijin menikah jika calon suami seorang WNA? karena teman saya di bekasi pun bisa mendapatkan surat tersebut, mengapa di depok tidak?.

    Terimakasih dan mohon penjelasan.

    Catharina

    • Admin said:
      May 28, 2015 at 2:32 pm

      Kepada Yth,
      Miss Catherina
      Sebelumnya kami ucapkan terimakasih atas partisipasinya, dan mohon maaf atas ketidaknyamanannya.
      mungkin ada Prosedur dan tata cara yang berbeda setiap Kota mengenai kebijakkan tersebut, admin sedang menunggu jawaban dari Seksi Perkawinan dan Perceraian tentang masalah Miss Catherina keluhannya sudah kami sampaikan ke kepala seksi yang membidangi masalah tersebut

      mohon maaf atas ketidaknyamanannya. terima kasih

  • Shyswy said:
    May 30, 2015 at 10:44 am

    Kpd yth : admin disduk depok
    Saya berencana pindah ke kelapa dua,depok dr batam.sekarang sedang mengurus surat pindah keluarnya.yg mau saya tanyakan,bisakah pengurusan surat pindah datang ke disduk depok diwakilkan?rcnnya saya mau poskan surat pindah dr batam kmdn minta tlg sdr utk antar ke sana,jd ketika saya datang nanti,surat pindah dtgnya sudah keluar baru kemudian saya urus ktp dan kk di rt/rw kelapa dua,tujuannya agar begt sy dtg tdk hrs tgg lama lg proses di disduknya

    • Admin said:
      June 8, 2015 at 10:39 am

      YTh Pak Shyswy
      Terimakasih atas atensiny
      Pengajuan surat Pindah Datang bisa diwakilkan asal syarat2nya lengkap disini yg diminta surat Pindah keluar Asli dari Disdukcapil Batam, menyerahkan e-KTP asli ke dinas kependudukan kota depok kalau E-Ktp sudah ditarik oleh disduk kota batam harus membuat surat pernyataan Ktp telah ditarik oleh Kecamatan atau disdukcapil kota Batam cap bash dan ttd pejabat terkait, untuk KK dan Ktpnya biasanya sepaket pak nanti tinggal diurus surat pengantar Rt/Rwnya yg didepok. untuk E-Ktp bagi penduduk pindah datang saat ini tidak bisa dicetakkan dahulu karena keterbatasan Blanko e-ktpnya yg di utamakan untuk warga yg belum punya dan merekam E-Ktp jadi diberikan dahulu surat keterangan pindah yang masa berlakunya sampai Pilkada di Kota Depok selesai

  • ita said:
    June 3, 2015 at 4:58 pm

    Yth. Bapak/Ibu Admin,

    Saya ingin bertanya mengenai bagaimana mengurus akta lahir untuk orang tua saya, berkaitan dengan pembuatan paspor untuk haji tahun ini.
    Orang tua saya domisili (KTP) depok, untuk tempat lahir di luar kota Depok. Apakah bisa di urus di Dinas Dukcapil Depok? jika bisa, apa saja persyaratannya, berapa biayanya dan lamanya prosedur pembuatannya. Apakah ada dispensasi bagi lansia dalam pengurusannya?

    Terima kasih,
    Ita

    • Admin said:
      June 8, 2015 at 10:58 am

      Yth Ibu ITa

      Terimakasih atas partisipasinya, Mulai tanggal 1 Oktober 2014, Berdasarkan UU No. 24 Tahun 2013 dapat dibuat berdasarkan Azas Domisili. Akte kelahiran dapat dibuat didepok dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku. Ibu bisa mengajukan permohonan untuk pembuatan akta kelahiran dengan persyaratan sebagai berikut :

      1. Isi Formulir Permohonan Bermaterai Rp. 6000 ( form dapat di download di sini)

      2. Asli Surat Keterangan Kelahiran dari Bidan/Dokter/RS/atau Paraji (disini bisa dibuatkan sekalian dengan surat keterangan kelahiran dari kelurahan).

      3. Domisili Depok

      4. Asli Surat Keterangan Kelahiran dari Kelurahan.

      5. FC. KTP kedua orang tua (jika masih ada)

      6. FC. KK baru yang sudah tercantum nama Orangtua yg ingin dibuatkan akta kelahirannya

      7. FC Surat Nikah/Akta Perkawinan catatan Sipil Legalisir ( KUA Kecamatan Tempat Domisili )

      8. FC KTP saksi 2 orang ( untuk saksi harus selain orang tua anak dan hadir pada saat pendaftaran )

      demikian syarat2nya semoga membantu

  • Adolf Leopold Sihombing said:
    June 8, 2015 at 7:35 am

    Yth Admin,

    Saya Leo, warga kelurahan Pondok Jaya kecamatan Cipayung..

    Tgl 24 April 2015 saya mewakilkan kakak saya untuk mengurus proses penambahan anggota keluarga (anak) pada KK punya kakak saya..persyaratan spt surat pengantar rt/rw, akte lahir, kk, ktp, dan surat nikah sdh saya serahkan k petugas kelurahan…petugas mengatakan bahwa proses pengurusan kk maksimal 14 hari kerja..
    Akan tetapi sampai sekarang tgl 8 Juni 2015, kk yg dimaksud blm selesai juga…
    Yang mau saya tanyakan adalah:
    1. Berapa lama proses pembuatan kk?
    2. Apabila terdapat masalah/kendala slm proses pembuatan kk (cth: terkait kelengkapan persyaratan), apakah ad pemberitahuan kpd warga?
    3. Bagaimana prosedur/koordinasi antara kelurahan dan disdukcapil dlm hal ini?
    Terima kasih.

    • Admin said:
      June 8, 2015 at 11:22 am

      Yth pak Adolf Leopold Sihombing
      Sebelumnya kami ucapkan terimakasih atas partisipasinya, dan mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Berkenaan dengan permasalahan yang bapak uraikan, dapat diinformasikan sebagai berikut :
      1. SOP pembuatan KK adalah benar 14 Hari
      2. ketika terdapat masalah misalnya kelengkapan persyaratan kurang biasanya pas pengajuan pembuatan akan di beritahu soalnya oleh petugasnya berkas harus dicek satu persatu terlebih dahulu jika ada yg kurang atau salah akan ditolak.
      3. Prosedurnya adalah operator mengirimkan data pendukuk yg akan dibuatkan KK nya nanti oleh Operator Di dinas akan dicetakkan KK nya disini yg agak lama birokrasinya karena banyak sekali yg mengajukan pembuatan KK baru minimal ada 150 KK, belum termasuk yg mengajukan pembuatan KK warga pindah datang semuanya harus di tandatangan basah oleh kepala dinas. nanti jika KK sudah jadi biasanya oleh orang kelurahannya akan diambil disini tergantung oleh orang kelurahannya karena dinas setelah data dikirim langsung dicetak biasanya maksimal dari 14 hari sdh jadi atau kurang dari 14 hari, jadi tergantung orang kelurahannya apakah nunggu banyak dahulu KK yg hendak diambil atau lngsng mengambil KK yg sdh jadi walau sedikit.
      demikian terimakasih

  • Diana said:
    June 8, 2015 at 2:52 pm

    Dear Admin,

    Saya sudah melakukan pemberkatan nikah di Medan, dan saat ini ingin membuat catatan sipil di depok. karena KTP saya dan suami saya Depok. mohon infonya untuk syarat-syarat pembuatannya apa saja dan administrasinya berapa?

    Terima kasih,

    Diana

    • Admin said:
      June 16, 2015 at 9:08 am

      Dear Ibu Anastasya Ciona yang kami hormati,

      Bisa, datang saja ke Dinas kependudukan ke seksi perkawinan untuk menemui pak salvador da silva atau pak alberto
      Untuk informasi prosedur pencatatan Perkawinan dan Perceraian mohon hubungi Sdri. Budiwati ( staf bagian Pencatatan Perkawinan dan Perceraian ) di Nomor : 082122750872. Semoga informasinya dapat membantu terima kasih.

  • shyswy said:
    June 11, 2015 at 7:36 am

    Terima kasih untuk infonya admin, sedikit yang mau saya tanyakan sekalian memperjelas, jadi nantinya yang dibawa ke disduk depok hanyalah surat pindah keluar dari disduk batam dan e-ktp asli saja ya,admin?surat dr disduk batam tidak perlu dibuat rangkap dua lagi ya admin?

    • Admin said:
      June 16, 2015 at 9:00 am

      Biasanya di buat rangkap saja untuk satu buat disdukcapil masing2 satu untuk kecamatan dan kelurahan

  • Andang Wahyu said:
    June 16, 2015 at 9:30 am

    Yth. Admin Disdukcapil Depok,

    Saya warga pendatang dari jakarta dan pindah ke kota depok,
    Sudah mendapatkan surat kedatangan dan memberikan Ektp Jakarta ke disdukcapil depok per 4 juni 2015
    Selanjutnya meminta pengantar dari rt / rw untuk pembuatan kk dan ektp di kelurahan tanah baru depok, pada tanggal 10 juni kk sudah jadi tapi untuk EKTP belum bisa dicetak sehingga diberikan Surat Keterangan Penduduk Depok dan telah melakukan perekaman Ektp.
    Mohon bantuanya informasinya kapan EKTP saya bisa dicetak seperti warga yang lain ? sehubungan pentingnya EKTP untuk keperluan sehari-hari

    Terima kasih atas perhatiannya.

    • Admin said:
      June 22, 2015 at 10:55 am

      Kepada Yth
      Sdr. Andang Wahyu
      Terimaksih atas partisipasinya, berkenaan dengan pertanyaan yang disampaikan, dapat diinformasikan sebagai berikut :
      – Pelayanan KTP/KK di Depok sudah online, di semua Kelurahan,
      – Perekaman dan pencetakan sudah tersedia di semua Kelurahan,
      – Dalam hal mutasi penduduk tidak perlu melakukan perekaman ulang KTP-el,
      – KTP non elektronik sdh tidak dicetak lagi.
      Demikian semoga dapat dipahami dan menjadi maklum,

  • mulya nanda said:
    June 17, 2015 at 10:10 pm

    Saya ingin pindah alamat dari Jakarta. Yg pindah saya, istri dan anak berusia 3 tahun. Pertanyaan saya :
    1. Apakah surat keterangan pindah dibutuhkan 3 yaitu saya, istri dan anak?
    2. Skck yg dibutuhkan apakah harus 3 yaitu untuk saya, istri dan anak?

    Terima kasih. Mohon bantuannya

    • Admin said:
      June 18, 2015 at 10:52 am

      Yth Pak Mulya Nanda
      Terima kasih atas atensinya jawabannya
      1. Cukup satu surat pindah yang berisi nama 1 keluarga Istri dan anak
      2. Boleh dibuatkan cukup SKCK kepala keluarganya saja

      semoga membantu

  • alexander said:
    June 21, 2015 at 2:11 pm

    Yth. Adimin Disdukcapil depok

    Saya KTP Depok & istri KTP Medan telah melaksanakan pemberkatan nikah Gereja di Medan. Bberapa hari stelah pemberkatan kami kembali ke Depok & lansung melaporkan ke RT setempat dgn maksud agar dilakukan pencatatan sipil di kota Depok dan membuat KK serta KTP Depok untuk istri saya. Tapi sampai saat ini (sdh 9 bln) saya baru mendapat KK & KTP baru (non E-KTP) saja, sedangkan akta perkawinan catatan sipil Depok tsb belum kami terima. Yg ingin saya tanyakan:
    1. Jika seandainya RT tsb ternyata tdk mlaksanakan permintaan saya untuk melakukan catatan sipil tsb, bagaimana syarat/prosedur agar saya bisa mendapatkan akta perkawinan jika saya ingin mengurusnya sendiri ?
    2. Apakah ada sanksi keterlambatan mengingat pemberkatan sdh terjadi di 9 bulan yg lalu ?
    3. Bagaimana mendapat legalitas pengganti yg sah atas tidak adanya Akta Kelahiran (hanya saya) ?
    4. Berapa lama proses pembutan Akta Perkawinan tsb terhitung sejak saya menyerahkan semua berkas ke Disdukcapil ?
    Terima kasih, saya sangat mengapresiasi segala penjelasan dari Admin Disdikcapil Depok atas semua pertanyaan tsb.

    • Admin said:
      June 22, 2015 at 11:04 am

      Yth Pak Alexander

      Untuk lebih lengkap dan Jelasnya datang saja ke Dinas kependudukan ke seksi perkawinan untuk menemui pak salvador da silva atau pak alberto
      Untuk informasi prosedur pencatatan Perkawinan dan Perceraian mohon hubungi Sdri. Budiwati ( staf bagian Pencatatan Perkawinan dan Perceraian ) di Nomor : 082122750872. Semoga informasinya dapat membantu terima kasih.

  • Wita Puspitarini said:
    June 23, 2015 at 11:35 am

    Dear Admin Disdukcapil depok,
    pada Senin, tanggal 22 Juni 2015 jam 08.00 saya datang ke kelurahan pasir putih untuk mengurus surat kepindahan datang di loket pengurusan ktp. namun hingga pukul 09.45 loket pengurusan ktp belum juga buka yang buka hanya kantor kelurahannya saja. Sebenarnya loket ktp di kelurahan pasir putih jam pelayanannya jam berapa sampai jam berapa? dan jikalau petugas yang bersangkutan sakit, apakah tidak ada penggantinya?

    Trimakasih

    • Admin said:
      June 23, 2015 at 2:32 pm

      Yth Ibu Wita Puspitarini

      Sudah di tanyakan dengan Operatornya bu bahwa pada hari senin tanggal 22 Juni 2015 Operator e-Ktp Pasput Bpk.Azmi hari itu sedang mengambil Hasil Cetakan KK dan Blanko E-KTP di Dinas Kependudukan dan pencatatan sipil jl.Margonda raya no.54, pada bulan ramadhan ini ada pemunduran jam apel pagi di dinas jadi jam 08.00 – 08.30 jadi sesudah apel jam 08.30 pak azmi sedang menganbil cetakan KK dan Blanko e-KTP, selesai itu langsung balik lagi ke kantor kelurahan Pasput juga memerlukan waktu kira2 setengah jam.
      Mohon maaf atas ketidaknyamannanya, semoga membantu

  • Furqon said:
    June 23, 2015 at 12:48 pm

    Boleh kami tahu tata cara pindah KK antar kecamatan dari Sukmajaya ke Tanah Baru termasuk persyaratannya, terimakasih

    • Admin said:
      June 23, 2015 at 2:25 pm

      Yth Bapak Furqon yang kami hormati,

      Terima kasih sebelumnya atas partisipasinya, menanggapi pertanyaan bapak mengenai permasalahan surat pindah keluar kami dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil memberikan jawaban yaitu :
      untuk persyaratan surat pindah antar kecamatan Kota depok dibutuhkan persyaratan diantaranya :

      1. Surat Pengantar dari RT/RW
      2. Surat Pengantar Pindah dari Kelurahan
      3. Surat Pengantar Pindah dari Kecamatan
      4. KTP dan KK asli (untuk di update yg baru )
      5. Foto Berwarna 3 x 4 dua lembar

      Berdasarkan Perwal Kota Depok No. 15 Tahun 2014, mengenai retribusi penggatian biaya cetak, pengurusan surat pindahkeluar TIDAK DIKENAKAN BIAYA ALIAS GRATIS. Sedangkan untuk proses Surat Pindah Datang dapat ditunggu. Semoga informasinya dapat membantu.

  • June 23, 2015 at 3:42 pm

    kalau bisa skck online akan lebih cepat
    terima kasih infonya

    • Admin said:
      June 24, 2015 at 12:09 pm

      jika Onlinenya sudah siap, tapi BPJS online juga ternyata banyak masalah dengan tidak sinkronnya database BPJS dengan Disdukcapil

  • hendra said:
    June 25, 2015 at 3:07 pm

    Selamat Siang,

    Saya bermaksud mengurus perpindahan alamat domisili Istri, dari yang semula di Jakarta Selatan menjadi di Depok. Saat ini saya sudah memegang Surat Keterangan Pindah dari Disdukcapil Jaksel.
    Yang ingin saya tanyakan adalah, bagaimana langkah selanjutnya setelah saya menerima Surat Pindah dari Disdukcapil Jaksel tersebut? apakah saya langsung mengurusnya ke Disdukcapil Depok atau mengurus di tingkat kelurahan/kecamatan tujuan.

    Mohon tanggapannya, mengingat jangka waktu berlaku Surat Keterangan Pindah tersebut hanya tinggal beberapa hari lagi. terima kasih.

    • Admin said:
      June 30, 2015 at 2:57 pm

      Yth Pak Hendra

      Bapak langsung saja datang ke Dinas Kependudukan Kota Depok jl.Margonda raya no.54 gd.baleka 2 lt.1 nanti temui saja pak nopendi, bawa e-ktp bapak kalau sudah ditarik disdukcapil jakarta harus ada stempel Ktp telah ditarik sudin dki jakarta. masa berlaku surat pindah hanya 30 hari
      Berdasarkan Perwal Kota Depok No. 15 Tahun 2014, mengenai retribusi penggatian biaya cetak, pengurusan Dokumen Kependudukan TIDAK DIKENAKAN BIAYA ALIAS GRATIS. Demikian jawaban dari kami. Terima kasih semoga informasinya membantu. Semoga informasinya dapat membantu.

  • Adi suman P said:
    June 29, 2015 at 3:21 pm

    Mohon informasinya,,,
    Setelah menikah saya berdomisili di perumahan mekarsari permai kel mekarsari kec cimanggis depok sejak des’2013, akan tetapi ktp saya sebelumnya beralamat di kel kalisari kec pasar rebo jakarta timur.
    Saya berniat membuat kk,ktp dan akte kelahiran anak saya jadi satu dengan alamat tinggal saya saat ini.
    pertanyaan saya
    Bagaimana sebenarnya prosedur yang harus saya lakukan?
    Apakah bisa saya langsung mengurusnya di tempat saya tinngal saat ini?
    Terima kasih

    • Admin said:
      June 30, 2015 at 11:30 am

      Dear Bapak Adin suman yang kami hormati,

      Untuk proses pengurusan Surat Pindah datang bapak dapat langsung datang ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Depok Gedung Balaikota DiBaleka II Lantai 1 Depok Jl. Margonda Raya No. 54, Ruang Pelayanan Lantai I, dengan membawa Surat Keterangan Pindah Asli dari Disdukcapil ProvinsiDKI Jakarta dan e-KTP Asli jika sudah ditarik oleh daerah asal maka Bapak dapat membuat Surat Pernyataan diatas materai Rp. 6000 yang menyatakan bahwa KTP/e-KTP dan KK asli telah ditarik oleh Disdukcapil Prov.DKI Jakarta atau keterangan KTP telah Ditarik , Untuk Proses penyelesaian layanan laporan surat pindah dapat ditunggu sekitar 2-4 Hari SOP 14 Hari. Setelah mendapatkan Surat Validasi Pindah Datang maka selanjutnya Bapak membawa Surat Validasi beserta Pengantar dari RT/RW untuk pembuatan KK dan KTP Kota Depok. Berdasarkan Perwal Kota Depok No. 15 Tahun 2014, mengenai retribusi penggatian biaya cetak, pengurusan Dokumen Kependudukan TIDAK DIKENAKAN BIAYA ALIAS GRATIS. Demikian jawaban dari kami. Terima kasih semoga informasinya membantu. Semoga informasinya dapat membantu.

  • Diana said:
    June 30, 2015 at 11:35 am

    Dear Admin,

    Saya sudah melakukan pemberkatan nikah di Medan, dan saat ini ingin membuat catatan sipil di depok. karena KTP saya dan suami saya Depok. mohon infonya untuk syarat-syarat pembuatannya apa saja dan biaya administrasinya berapa ya?

    Terima kasih,

    Diana

    • Admin said:
      August 14, 2015 at 8:41 am

      Silahkan di buka

      • August 14, 2015 at 9:20 am

        Dear admin,,,

        Nama : Adi Suman Pasaribu
        Alamat : Perumahan Pondok Mekarsari Permai Jl Manggis blok J/7 kel. Mekarsari kec. Cimanggis, Depok
        NO e-KTP : 3175051201810014

        Pada tgl hari senin 03 Agustus 2015 saya mengurus surat pindah/datang dari jakarta ke dinas kependudukan kota depok untuk pembuatan KK,KTP dan akte lahir anak saya, surat pindah/datang tsb jadi hari kamis tgl 06 agustus 2015. Saya lalu menuju ke kelurahan mekarsari menemui pengurus terkait dan ternyata KK dan KTP saya baru bisa diselesaikan oleh pihak kelurahan mekarsari pertengahan september 2015.
        Pertanyaan saya:
        1. Kenapa begitu lama kepengurusan di Dinas kependudukan kota Depok sampai saya harus menunggu realisasi surat pindah/datang tsb dari tgl 03 agustus-06agustus 2015?
        2. Apakah Dinas Kependudukan kota Depok belum memenuhi standarisasi Administrasi?
        3. Apakah benar kepengurusan KK,KTP dan Akte kelahiran dikelurahan mekarsari,kec Cimanggis 50hari (tgl 06 agustus-15 September)
        4.Apakah tidak ada sama sekali Quality Qontrol, pengawasan oleh Dinas Kependudukan pada pihak terkait dalam hal ini?
        5. Apa fungsi Sistem Komputerisasi pada semua instansi apabila dalam kepengurusan beberapa lembar kertas sampai selama itu?
        6. Apakah semua user sebenarnya mengerti sistem komputerisasi?
        7. Apakah kami sebagai warga harus menikmati carut marut ini?

        • Admin said:
          August 14, 2015 at 11:09 am

          Yth Adi Suman Pasaribu

          1. Surat Pindah datang sop 14 hari tetapi jika jaringan lancar jaya 1- 4 hari jadi maaf bukan lama tetapi proses birokrasi memang harus begitu paraf para pejabat dahulu yg kadang pejabat tersebut harus menghadapi rapat2 OPD penting di luar.
          2. Kita sudah berusaha untuk memenuhi SOP yang berlaku kalau bisa di bawah SOP tetapi disini kembali kita tidak bisa memaksakan keadaan yang terjadinya tidak bisa kita Prediksi seperti pejabat yg menadatangani harus menghadiri rapat, Ketersediaan Blanko E_KTP yg sampai saat ini masih dalam Proses lelang di Kemendagri, atau Pemohon yang menggunakan Calo dalam proses pembuatan Akta, KK, atau KTP yg berkasnya tidak samapai ek dinas.
          3. SOP KK , KTP 14 Hari seperti tadi Ketersediaan Blanko E_KTP yg sampai saat ini masih dalam Proses lelang di Kemendagri. jika tidak ada blanko E kTP bagaimana kita bisa mencetakknya, jika mau boleh dengan daun.
          4. Bagaimana kita bisa mengontrol keadaan di luar pegawasan kami pak, karena jarak yang jauh antar Dinas dan 63 Kelurahan di Kota depok, apalagi bila pemohon mengurusnya dengan Calo yg tidak tahu bagaimana pertanggungjawabannya berkasnya saja tidak sampai ke dinas. Dinas cuma berusaha semaksimal mungkin memenuhi SOP yang berlaku.
          5. Sistem tetap saja mesin Pak ada keterbatasannya, Bisa Saja Rusak bisa saja Jaringannya terputus
          6.Semua Operator DInas kami yang dikelurahan semuanya mengerti komputer karena setiap tahun kita Update kemampuannya dengan pelatihan2 terbaru
          7. Kelurahan Mekarsari sudah yang terbaik dari segi Pelayanannya pak, segala carut marut mari kita selesaikan bersama, kita sudah berusaha melakukan pelayanan terbaik, juga pembenahan disana sini warga diminta besabar untuk pembenahan karena seperti Blanko e-ktp hanya kemendagri yg boleh mengeluarkan juga untuk Peralatan alat Rekam, Pita cetakan , Film, smeuanya kita tanggung dengan APBD pak dan itu biayanya cukup besar

  • Giovani Wiyanti Asriningtyas said:
    August 18, 2015 at 9:00 am

    Dear Admin,

    Boleh saya dibantu untuk syarat dan ketentuan pencatatan perkawinan WNI dengan WNA di capil Depok? Karena persyaratan yang tercantum di website kurang detail atau memang hanya demikian? Ada beberapa hal detail yang ingin saya tanyakan disini:
    a. Apakah dokumen harus dilegalisir? Jika ya, apakah bisa dibantu legalisir notaris? Kami akan bawa aslinya saat melakukan pendaftaran. Mengapa ke notaris, karena biaya legalisir dokumen ke kedutaan luar biasa mahal dan kami memiliki keterbatasan budget untuk hal ini.
    b. Surat N1 – N4 sudah saya dibuat pada tanggal 15 Mei 2015. Sudah cukup lama karena sebelumnya kami akan menikah di Sleman. Namun karena satu dan lain hal (kebijakan dari capil sleman), pada hari H kami diinfo untuk menikah di Depok. Sehingga kesalahan bukan pada kami.
    c. Kami telah membuat perjanjian pra nikah (prenub agreement). Namun sebelumnya tertulis pengadilan negeri sleman. Apakah hal ini tidak masalah atau harus dibuat akte perubahan?
    d. Apa saja syarat2 si WNA untuk mencatatkan pernikahannya di catatan sipil Depok?
    e. Karena hukum gereja, itulah alasan kami menikah di Sleman. Pertanyaannya apakah lebih baik kami membuat surat menumpang nikah di Capil Sleman?

    Mohon dibantu. Saya tinggal di semarang sudah 11 tahun terakhir, sehingga sebelum saya balik ke Depok untuk mengurus pencatatan sipil, saya ingin tahu informasinya lbh detail.

    Terima kasih
    Asri

    • Admin said:
      August 25, 2015 at 3:29 pm

      Dear ibu asri yang kami hormati

      datang saja ke Dinas kependudukan ke seksi perkawinan untuk menemui pak salvador da silva
      Untuk informasi prosedur pencatatan Perkawinan mohon hubungi Sdri. Budiwati ( staf bagian Pencatatan Perkawinan dan Perceraian ) di Nomor : 082122750872. untuk urusan pencatatan sipil

      Semoga informasinya dapat membantu terima kasih.

  • sekigawa said:
    August 20, 2015 at 8:11 am

    Selamat pagi

    Saya cecep seftiana ingin menanyakan kenapa KK saya tidak tercantum nama istri saya saat akan melakaukan pendaftaran BPJS online padahal di kartu KK nya sudah ada nama istri saya.

    Nomor KK = 3276071906150002
    Alamat Lembah Griya Indah Cipayung Jaya – Cipayung Depok

    Terimakasih
    Cecep Seftiana Putra

    • Admin said:
      August 25, 2015 at 10:00 am

      Kepada Yth.
      Bapak Cecep Seftiana Putra
      Di –
      Depok,

      Sebelumnya kami ucapkan terimakasih atas partisipasinya, berkenaan dengan permasalahan Bapak sampaikan, dapat diinformasikan sebagai berikut :
      Kepada Yth.
      ……….
      Sebelumnya kami ucapkan terimakasih atas partisipasinya, berkenaan dengan permasalahan yang Saudara sampaikan dapat diinformasikan sebagai berikut :
      – BPJS telah bekerjasama dengan Kementrian Dalam Negeri dalam penggunaan database kependudukan, dalam hal ini data yang digunakan adalah data dari Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil masing-masing daerah, sehingga data KTP/KK yang diterbitkan Dinas Kependudukan Kepndudukan dan Pencatatan Sipil dapat diakses BPJS,
      – Jika KTP/KK ada masalah pada saat pendafataran BPJS, silakan di up date di Kelurahan setempat dengan membawa : Surat Pengantar RT dan RW, KTP dan KK asli yang lama,
      – Jika masih ada masalah silakan mendaftar secara langsung di Kantor BPJS, sehingga Saudara memperoleh informasi lebih lengkap.
      Demikian semoga dapat membantu.

  • Tamado said:
    September 11, 2015 at 1:27 pm

    Selamat Siang.

    Saya Daniel Tamado, saya warga kelurahan baktijaya kecamatan sukmajaya ingin menanyakan bagaimana prosedural pergantian nama di e-KTP, kemana mengajukan permohonan pergantiannya dan berapa lama prosesnya. Karena nama yang tertulis di e-KTP berbeda dengan KTP lama. Sedangkan nama yang benar adalah yang tertera di KTP lama (Sesuai dengan Akta lahir, Ijazah, dan surat-surat lainnya).

    Terima kasih
    Salam.

    • Admin said:
      September 23, 2015 at 10:49 am

      Yth Pak Tamado

      Sebelumnya kami ucapkan terimakasih atas pasrtisipsinya, berkenaan dengan pertanyaan yang Bapak sampaikan, dapat diinformasikan sebagai berikut :
      silahkan bapak datang kekelurahan Baktijaya temui Opertor e-KTP nya Pak dadan bawa saja surat pengatar Rt/Rw untuk membuat KTP baru dan bawa saja KTP lamanya kalau sudah tidak ada bawa saja domumen pendukungnya seperti Ijasah, akta lahir dan KK nya yang tertera nama yang benar. SOP 14 hari Kerja

      demikian semoga membantu

  • muslihudin said:
    September 16, 2015 at 8:58 am

    Dear admin disdukcapil depok, mohon infonya adakah info kapan blanko e-ktp tersedia, saya baca di web ini akhir agustus- awal september ini sudah tersedia, tapi info dr orang kelurahan beji, blanko e-ktp blm tersedia sampai saat ini, dikarenakan dr kemendagri juga blm turun, apakah dari pihak disdukcapil tidak bisa menyampaikan ke kemendagri untuk percepatannya, karena saya baca ada 25ribu warga depok blm mendapatkan e-ktp, sedangkan ktp sangatlah dibutuhkan oleh warga, termasuk sy sekeluarga saat ini ndak punya ktp, karena e-ktp blm bisa dicetak, karena blankonya habis

    • Admin said:
      September 23, 2015 at 10:28 am

      Yth Pak Muslihudin

      Untuk Blanko E-KTP sudah tersedia sejak awal bulan September tetapi untuk pencetakkannya harus mengantri pak karena 3 bulan kekosongan Blanko jadi untuk mencetaknya kita mengikuti Urutan yang langsung bisa di cetak, terlebih di awal2 bulan hampir selama 2 minggu server kemendagri MATI dikarenakan sedang Pindah Kantor dari kalibata ke Pasar Minggu , silahkan bapak coba ke kelurahan untuk menanyakan E-KTP bapak apakah sudah langsung bisa dicetak atau belum

      demikian semoga membantu

    • Admin said:
      September 23, 2015 at 10:31 am

      Sekrang sudah bisa dicetakkan E-KTPnya, karena Blanko sudah tersedia

  • Henry, ST said:
    September 17, 2015 at 10:09 am

    Yth Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Depok,
    Perkenalkan saya Henry, saya seorang warga kota depok.

    Maksud dan tujuan saya adalah ingin menanyakan bagaimana saya dapat memanfaatkan data kependudukan yang dimana tercantum pada UU no. 23/2006 pasal 5, 6, 7, 8 & 83. UU no 24/2013 pasal 58 ayat 4, pasal 79. Sama permendagri no. 61 tahun 2015.

    Agar dapat saya manfaatkan dengan baik untuk Aplikasi yang terintegrasi dengan ektp yang sudah dibuat dan disosialisasikan sehingga dengan ektp pun, Aplikasi yang kami buat dapat terintegrasi.
    Sekedar informasi aplikasi yang kami buat yaitu Aplikasi Perpustakaan yang dimana diperuntukan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

    Mohon Kiranya dapat ditanggapai dan diberikan arahan untuk saya, Atas Perhatian Bapak/Ibu Terima Kasih.

    • Admin said:
      September 23, 2015 at 10:23 am

      Yth Pak Henry ST

      Untuk Sistem terintegrasi coba bapak menanyakannya juga ke dinas komunikasi dan informasi apakah boleh database kependudukan beserta aplikasinya di integrasikan secara nasional, karena untuk disdukcapil kita Aplikasi tsb kena Undang-Undang Nomor.14 tahun 2008 tetntang keterbukaaan Informasi Publik dan peraturan pemerintah Republik Indonesia Nomor 61 tahun 2010 tentang pelaksanaan Undang-undang nomor 14 tahun 2008. yang mana Informasi tersebut termasuk Informasi yang dikecualikan ada di bab V pasal 17 butir g dan h. bahwa data penduduk by name by adress termasuk yg dikecualikan, coba bapak jg berkoordinasi ke diskominfo apakah aplikasi tsb bisa di Integrasikan

      terima kasih

  • heru said:
    September 18, 2015 at 12:41 pm

    Yth pemkot depok

    Kami sudah rekam dan punya e-ktp di kota asal, pindah domisili ke depok baru 1 bulan kk kami sudah jadi, bisakah saya cetak e-ktp di dukcapil depok? Karena saya merasa pelayanan di kelurahan sepertinya dibuat susah serta jawaban2 yang tidak membuat tenang. Trm ksh

    • Admin said:
      September 21, 2015 at 11:29 am

      Yth Pak Heru

      Sebelumnya kami ucapkan teriakasih atas partisipasinya, iya pak kesulitan kita adalah terbatasnya Blanko E-KTP yang kita terima dari Kemendagri, sedangkan blanko yg kita terima masih diutamakan bagi penduduk kota depok yg sudah lama merekam e-ktp tapi belum mendapatkan e-ktpnya, memang itulah itulah kendala kita bagi warga pindahan jumlah kuota blanko yg diberikan tetap sedangkan jumlah penduduk yang pindah datang ke depok tiap hari bertambah, tapi jika bapak ingin mencobanya di dinas silahkan saja pak dengan membawa surat pengantar dari Rt/Rw tapi bapak mencoba dulu di kelurahan karena dinas hanya mencetak e-ktp yang kelurahannya tidak bisa mencetak e-ktp (rusak atau jaringannya lama)
      demikian semoga membantu

  • ery said:
    September 23, 2015 at 9:38 am

    Dear admin,

    maaf saya mau tanya, klo mau merevisi nama pada KK dan KTP prosedurnya bagaimana dan apakah dikenakan biaya atau tidak?
    mohon infonya

    terima kasih

    • Admin said:
      September 23, 2015 at 3:27 pm

      Yth Pak Ery

      merevisi nama resminya tidak dikenakan biaya biasanya dikenakan biaya administrasi saja di kelurahan, silahkan bawa saja KK dan KTPnya nanti temui operatos e-ktp di kelurahan

  • Alex Siagian said:
    September 27, 2015 at 3:01 pm

    yth Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Depok,

    bagaimana proses pindah domisili ktp, adik saya sudah menikah dan tinggal bersama suaminya di kelurahan limo, sementara ktp dan KK masih gabung dengan keluarga di kelurahan sukmajaya. apa saja berkas yang harus dibawa dan kemana harus saya urus. dan biayanya apa saja? mhon informasinya, trimakasih

    Salam

    • Admin said:
      October 2, 2015 at 11:46 am

      Yth pak alex siagian

      Sebelumnya kami ucapkan terimakasih atas partisipasinya, berkenaan dengan permasalahan Bapak sampaikan, dapat diinformasikan sebagai berikut :
      – silahkan buat pengantar Rt/Rw untuk mebuat KK baru (pecah KK)
      – daftarkan ke kelurahan Sukmajaya cap kecamatan lalu setelah mendapatkan surat pindahnya lalu lapor ke Kelurahan LIMO untuk pindah alamat nanti
      – nanti di kelurahan Limo oleh petugas registernya DAN OPERATORNYA AKAN DI inputkan datanya dan buatkan KK dan KTP baru untuk E-KTP buat lagi pengantar di Rt/Rw yg baru

  • inu said:
    October 20, 2015 at 5:25 am

    Saya mengurus surat keterangan pindah dari depok kejakarta, dan setelah lewat 30 hari masa surat tersebut saya mengurus kembali untuk perpanjangan, alhasil saya di kenakan biaya sebesar 150ribu untuk administrasi dan 100rb untuk biaya keterlambatan, apakah biaya ini resmi dan memang ada? Karena saat saya mintakan kuitansisi petugas tidak mau memberikan bukti kuitansi tersebut, klo memang tidak ada biaya tersebut bagaimana sangsi dan melaporkan pegawai tersebut?

    • Admin said:
      November 11, 2015 at 2:35 pm

      Yth Inu

      iya akan kena denda yg besarannya hanya 100 ribu tidak ada biaya yg 150 ribu, itu setahu saya ya pak karena ada raperdanya biaya administrasinya tidak ada dan biasanya akan mendapatkan resinya untuk denda keterlambatan berupa karcis yang ada besaran dendanya karena akan masuk ke pendapatan daerah

  • alzaen said:
    October 29, 2015 at 7:40 am

    selamat pagi, saya mau tanya kalau saya pindah masih dalam satu RW hanya beda RT apa perlu urus surat pindah dan cabut berkas untuk merubah alamat pada KTP ? terimakasih atas jawabannya

    • Admin said:
      November 3, 2015 at 3:58 pm

      Yth Pak alzaen

      untuk administrasi yang baik lebih baik di urus surat pindahnya antar Rt bisa diurus di kelurahan nanti akan dibuatkan ke alamat yg baru, KK dgn alamat rt yg baru dan e-ktp nya dengan alamat yg baru

  • nasrullah said:
    November 3, 2015 at 12:03 pm

    mas admin mau tanya kalau telat memasukan nama anak ke kartu keluarga pakah kena denda, trus untuk untuk proses penambahan angota baru itu syaratnya apa saja

    • Admin said:
      November 3, 2015 at 2:45 pm

      Yth Pak Nasrullah

      tidak ada denda pak, namun sebenarnya selambat2nya 30 hari semenjak kelahiran anak mesti harus dilaporkan untuk membuat akte kelahirannya jadi telat, proses pembuatannya yaitu bawa saja identitas anak yg diperlukan jika sudah punya akte kelahiran bisa digunakan tetapi apabila belum bisa memakai surat keterangan kelahiran dari rumah sakit, bidan atau paraji

  • david febianto said:
    November 10, 2015 at 3:49 pm

    Kepada Yth. Dispenduk Kota Depok,

    Saya sudah mengurus surat pindah dari Jakarta Timur ke Beji, Depok bulan September 2014.
    Surat keterangan pindah dari Dispenduk Jakarta Timur beserta surat-surat pendukungnya sudah ada, tapi karena tuntutan pekerjaan ke luar kota, saya tidak sempat mengurus/melaporkan kepindahan saya di Depok.

    Saya mengetahui bahwa ternyata surat pindah tersebut berlaku 30 hari setelah dikeluarkan, da sekarang sudah lewat 1 tahun masa berlakunya.

    Bagaimanapun untuk ketertiban pencatatan kependudukan, saat ini saya bermaksud untuk segera mengurus kepindahan saya agar segera terdaftar dan mendapatkan KTP dan KK di Depok.

    Untuk itu apakah yang mesti saya lakukan, apakah saya perlu mengurus ulang surat pindah tersebut dari daerah asal (Jakarta Timur)?.
    Jika iya, apakah prosesnya harus mulai dari awal (RT-RW-Lurah-Camat-Dispenduk) mengingat nama saya sudah dicabut dari KK di Jakarta Timur tersebut?, atau bisa dengan datang ke Dispenduk Jakarta Timur untuk validasi/perpanjangan surat keterangan pindah.

    Mohon bantuan penjelasannya.

    Terima Kasih.
    David

    • Admin said:
      November 11, 2015 at 9:36 am

      Yth PAk David

      Untuk memperpanjang Surat Keterangan Pindah tidak perlu dari awal lagi mengurusnya cukup membawa surat pindah tsb untuk diperpanjang di sudin kependudukan jakarta timur yg mengeluarkan surat pindah tsb, tetapi apabila merepotkan bapak bisa membayar denda yang besarannya hanya Rp 100 ribu (bukan per kepala), nanti daftarkan surat pindah tsb dan akan mendapatkan pengantar surat pindah dari kota depok untuk membuat KK di kelurahan laporkan saja kekelurahan, untuk pembuatan e-KTP harus membuat pengantar Rt/Rw tidak perlu merekam data lagi.
      demikian semoga membantu

  • Aulia Artahayu said:
    November 11, 2015 at 9:43 pm

    Kepada Yth. Disdukcapil Kota Depok,

    Mohon infonya mengenai prosedur untuk pembuatan e-KTP apabila terdapat perubahan data pada alamat tempat tinggal dan status pernikahan.
    Sebagai info, sebelumnya saya dan suami sudah pernah membuat e-KTP (saya : e-KTP Depok, suami : e-KTP Bogor) dan dikarenakan adanya beberapa perubahan tsb maka kami diberikan KTP non-elektronik.
    Pernah saya tanyakan ke bagian kelurahan (Kelurahan : Sukamaju Baru, Kecamatan : Tapos), kenapa kami diberikan KTP non-elektronik, padahal sesuai info yg beredar bahwa KTP non-elektronik seharusnya sudah tidak digunakan lagi, tapi jawaban dari pihak kelurahan adalah bahwa KTP non-elektronik masih dapat digunakan dan apabila menginginkan e-KTP baru harus menunggu sampai masa berlaku KTP non-elektronik yg saya punya berakhir.

    Atas perhatian dan kesediaannya untuk menjawab, saya ucapkan terima kasih.

    • Admin said:
      November 12, 2015 at 4:14 pm

      YTh Ibu Aulia Artahayu

      bisa saya tahu tahun berapa ibu mengurus KTP SIAK (lama) tsb karena awal tahun 2015 disdukcapil kota depok sudah tidak mengeluarkan lagi KTP NOn elektronik, sekarang coba ibu temui Operator E-KTP nya yang baru Pak Ari Setiawan dia lebih tahu tetang e-ktp daripada orang kelurahan karena adalah orang dinas yang kita tempatkan di kelurahan, Info tentang harus menunggu KTP non elektronik masa berlakunya habis baru mencetak e-ktpnya adalah menyesatkan, karena masa berlaku ktp non elektronik sudah habis semenjak 31 desember 2014 semuanya walau masa berlakunya masih ada. karena target Pemerintah Kota Depok adalah semua warga kota depok sudah mempunya E-KTP sampai akhir desember 2015 baik pemula maupun yang sudah memiliki ktp.
      tetapi yg ingin saya tanyakan lagi disini ibu sudahkah satu KK sengan suami ibu saya tidak tahu ini apakah ibu ikut suami ke bogor (jd warga bogor) atau suami ibu yang ke depok jd warga depok
      jadi kalau sudah jadi satu KK dengan suami ibu di kota depok, ibu coba datang kekelurahan temui Pak ari setiawan untuk mengecek data ibu apakah e-ktpnya sudah bisa dicetak,karena e-ktp sangat penting untuk digunakan saat ini.
      demikian semoga membantu

      • Aulia Artahayu said:
        November 12, 2015 at 4:58 pm

        Yth. Disdukcapil Kota Depok,

        Tahun saya mengurus KK dan KTP adalah pada akhir tahun 2014. Sampai kemarin, saya belum sempat untuk mengikuti lebih lanjut ttg pengurusan KTP ini (apakah sudah bisa dapat e-KTP ulang, atau tetap harus menggunakan KTP lama).
        Sebagai info, saya sudah satu KK dengan suami (suami ikut saya, KK Depok).

        Jika saya mau mengurus ulang e-KTP di kelurahan dg. Pak Ari Setiawan apakah dibutuhkan lagi surat2 pendukung? (rujukan dari RT/RW, dll)
        Jika memang dibutuhkan, kemungkinan saya baru bisa mengurus e-KTP pada hari Senin, 16 November 2015.

        Mohon pencerahannya Pak agar saya tidak bolak balik ke Kelurahan dan menemui jalan buntu dg staff lainnya.

        Atas perhatian dan kesediaannya untuk menjawab, saya ucapkan terima kasih.

      • Aulia Artahayu said:
        November 18, 2015 at 9:32 am

        Yth. Disdukcapil Kota Depok,

        Per pagi ini saya sudah mengunjungi Kelurahan Sukamaju Baru untuk proses pembuatan e-KTP ulang dg. Pak Tri, karena saya tidak bisa bertemu dg Pak Ari Setiawan karena ybs sedang berada di Dinas Kependudukan.

        Dan sesuai info yg saya dapat dari Pak Tri, bahwa e-KTP masih belum bisa dicetak ulang karena karbonnya habis. Hal tsb katanya sudah dilaporkan ke Pusat, tp sampai sekarang masih belum ada kejelasan kapan karbon bisa didistribusikan ke Kelurahan Sukamaju Baru.

        Berdasarkan hal di atas, maka saya serahkan dokumen pendukung (surat pengantar RT/RW, fotokopi KTP lama, KTP asli, dan fotokopi KK) ke Pak Tri untuk nantinya dapat diproses menjadi surat keterangan pembuatan e-KTP yang disahkan oleh Disdukcapil Depok (proses sesuai SOP = 14 hari kerja).
        Sebagai pegangan sambil menunggu surat keterangan dari Disdukcapil, saya juga sudah minta surat keterangan dari Kelurahan Sukamaju Baru.

        Yang ingin saya tanyakan adalah, kira2 berapa lama waktu tunggu yang dibutuhkan agar e-KTP saya bisa dicetak ulang (dg. menggunakan data terbaru)?
        Mengingat e-KTP sangat dibutuhkan bagi setiap WNI.

        Atas perhatian dan kesediaannya untuk menjawab, saya ucapkan terima kasih.

  • Suci Kurniawati said:
    November 23, 2015 at 10:00 pm

    Yth. Disdukcapil kota Depok

    Saudara saya ingin pindah KK menggunakan alamat tinggal saya dan membuat ktp baru. 2 minggu kemudian, ktp dan KK nya sudah jadi tapi ada kesalahan penulisan pada statusnya. Lalu dikembalikan ktp dan KK tsb. Tapi saat sudah diperbaiki, masih salah penulisan status di KK tsb. Akhirnya dikembalikan lagi KK tsb. Kurang lebih hampir sebulan pembuatan KK tsb hingga penulisannya benar. Yang menjadi kendalanya lagi, saat saudara ingin memperbaiki e-ktp yg salah kata petugas yg ada di kelurahan bahan baku utk membuat e-ktp tsb sudah habis. Yang ingin saya tanyakan, apa sebab keterlambatan proses pengurusan KK dan apakah memang bahan baku untuk membuat e-ktp sedang habis di kelurahan?

    Terima kasih

    • Admin said:
      December 2, 2015 at 2:14 pm

      YTh Ibu SUci

      Mohon maaf atas ketidaknyamannya, memang sekarang yang sedang habis adalah Ribbonya (pita Cetak) dan Film nya jadi pencetakan e-ktp jadi terhambat sementara menunggu Ribbon dan Film nya dikirim lagi oleh Kemendagri

      terima kasih

  • Dini said:
    November 24, 2015 at 11:49 am

    Dear admin, awal Sept 2015 saya menyerahkan berkas ke kelurahan saya yakni pengantar RT RW, surat pindah suami/cabut KTP, KK asli orang tua saya, fotocopy KTP saya dan suami, ftcpy buku nikah, ke kelurahan Tirtajaya kec.sukmajaya dengan Bapak Komarudin (operator kelurahan) untuk mengurus pergantian 2 KTP milik saya dan suami agar dirubah statusnya menjadi menikah, dan memecah KK keluarga saya agar saya dan suami bisa mendapat KK yg baru. Bapak Komarudin mengatakan bahwa prosesnya akan dilakukan selama 2 minggu. Ketika 2 minggu kami konfirmasi, berkas belum jadi dan malah bpk tsb bertanya2 soal kelengkapan berkas saya, padahal berkas saya sudah dinyatakan lengkap sebelumnya, setelah 2x bolak-balik kelurahan ternyata saya tahu bahwa berkas kami hilang, wajar sekali mengingat meja kerja bapak komarudin yg berantakan, tidak ada map/binder untuk memisahkan/mengumpulkan berkas2 yg sedang diproses. Saya sempat berada di kelurahan pada suatu hari selama setengah jam untuk membantu bapak tsb mencari berkas saya yg hilang, dan akhirnya ditemukan menyelip di salah satu lacinya. Setelah itu bapaknya berjanji untuk memprosesnya selama 2 minggu yang berarti di akhir september. Di akhir sept saya dikabari bahwa ktp sudah jadi,saya datang ke kelurahan dan ternyata hanya baru KK saya yg selesai dan itupun status pernikahannya masih belum menikah. Saya menolak menerima karena tujuan saya membuat KTP baru adalah utk merubah status perkawinan di KTP. Selama bulan Okt saya terus sms bpk komarudin mengenai perkembangan KK dan KTP keluarga saya, Tapi seringkali tidak balas, dikatakan nanti dicek kembali, dll.
    Awal Nov akhirnya saya datang kembali ke kelurahan utk menanyakan sebenarnya apa kendalanya sampai belum juga selesai, tapi bapak komarudin tdk ada di tempat karena sedang rapat di tempat lain. Saya bertemu dengan lurah tirtajaya bapak H. Ayi dan pegawai2 lain yg sayangnya tidak banyak memberi solusi dan informasi, hanya nama saya dicatat dan kemudian katanya akan diberitahu pada bapak komarudin. Esoknya saya diberitahu bahwa KTP saya sudah selesai,terselip di tas Bpk Komarudin. Alhamdulillah kali ini sudah benar datanya. Untuk KK suami dan KTP katanya masih diproses. Pekan depannya saya bertanya kembali katanya KK sudah jadi, ayah saya datang ke kelurahan tapi ternyata yang diberikan malah KTP ayah saya. Ini benar-benar aneh dan menyebalkan karena ayah saya tidak ingin mengurus KTP baru, dan apakah bapak tsb tidak bisa membedakan mana KK dan KTP? Bapak tersebut berjanji kembali bahwa 3 hari lagi (pekan ini) KK kami akan selesai, namun untuk KTP suami saya nampaknya belum bisa dicetak hingga beberapa bulan ke depan, okelah karena saya mendengar berita bahwa memang mendagri sedang menghentikan proses e-ktp.
    Siang ini saya kembali sms bpk komarudin untuk menanyakan KK a.n ayah saya dan suami saya, namun saya hanya dikatakan untuk datang saja dulu ke kelurahan. Saya menolak datang kalau hanya untuk pulang kembali dgn tangan hampa seperti kedatangan2 sebelumnya. Saya mau tahu sebenarnya masalahnya ada dimana? apakah memang saat ini KK juga sedang tidak bisa dicetak? Bpk komarudin tdk pernah memberi alasan yang jelas, sehingga hanya membuat kami marah dan putus asa.
    Kecewa sekali dengan proses ini, tidak ada alasan yang jelas, lamanya pengerjaan, SDM di kelurahan yg saya rasa juga kurang mumpuni, membuat masyarakat menjadi korban. Kalau begini pantas saja banyak warga miskin yang tidak peduli dengan administrasi kependudukan, karena yang peduli saja sangat sulit untuk bisa mendapat hak administrasi kependudukannya.
    Mohon menjadi perhatian serius bagi disdukcapil depok. Terimakasih.

    • Admin said:
      December 2, 2015 at 2:30 pm

      Yth Ibu DINI

      Kami dari dsdukcapil KOta depok meminta maaf atas ketidaknyaman nya memang operator Kelurahan Tirtajaya memang bermasalah dan dinas sudah menegur yang bersangkutan (pak Komarudin), sebenarnya pencetakan KK berdasarkan Inputan dari para operator kelurahan jika mereka cepat mengirimnya ke dinas langsung kita cetak sebenarnya seminggu juga sudah jadi akan tetapi karena banyaknya KK yang harus dicetak maka di SOP kan 14 hari kerja

      demikian terima kasih

  • November 27, 2015 at 1:51 am

    website ini sangat membantu masyarakat. semoga indonesia semakin maju. pelayanan kepada masyarakat makin baik dan meluas.

    • Admin said:
      December 3, 2015 at 9:08 am

      Yth Pak Jason

      Terima kasih atas kepuasan anda terhadap website ini

  • Ali S said:
    December 8, 2015 at 11:21 am

    Dear admin,
    saya mau mengurus surat kepindahan ktp ke depok dari jakarta, untuk dokument pengantar sudah ada tetapi ktp lama dan kk lama di tarik di jakarta,
    apakah ktp lama di minta di disdukcapil depok ya?
    kalau sudah tidak ada bagaimana solusinya?

    terima kasiih
    ali

    • Admin said:
      December 11, 2015 at 2:06 pm

      yth Pak Ali S

      Kalau sudah memiliki SKP WNI nya yg dari jakarta silahkan datang langsung ke dinas kependudukan dan pencatatan sipil Kota depok gd.baleka 2 lt.1 ruang Pelayanan nanti temui saja petugasnya Pak Hendra Purnama, jika KTp Bapak masih KTP Kertas (lama) silahkan jelaskan sama petugasnya bahwa ktpnya masih ktp lama dan sudah ditarik sudin DKI Jakarta, tapi kalau sudah e-ktp harus ada keterangan berupa cap legalisir yg menerangkan e-KTP sudah ditarik. biasanya e-ktp pasti diminta di kota depok tapi kalau ada keterangan berupa legalisir KTP sudah ditarik tidak apa2, jika ktp nya masih ktp kertas juga tidak apa2 tidak diberikan ke kota depok
      demikian semoga membantu

  • arustina said:
    December 13, 2015 at 10:44 am

    Dear Admin
    saya mau tanya gimana caranya mengurus surat pindah dari pejaten barat kelurahan pasar minggu jakarta selatan ke cipedak jagakarsa pak syaratnya apa saja pak..itu sesama DKI jakarta selatan..

    • Admin said:
      December 14, 2015 at 2:33 pm

      yth arustina

      masih satu kecamatan gak, kalo satu kecamatan mah bikin saja surat pindah antar kelurahan saja minta pengantar Rt/Rw dulu trus kekelurahan nanti sama operator kelurahannya data bapak akan dipindahkan kekelurahan yg baru jadi buat lagi KK yang baru dan e-ktp nya juga diganti ke alamat yg baru tidak usah merekam lagi cukup di pindahkan saja lalu dicetak lagi.
      demikian semoga membantu

  • Ali S said:
    December 15, 2015 at 9:55 am

    Dear admin,
    Mau tanya dong saya mau ngurus ktp depok, semua dokument sudah komplit dan ketika nyampe ke kelurahan ratu jaya di bilang blangkonya habis dan harus nunggu minimal satu bulan, bukannya ktp cuma 3 hari dan KK 14 hari ya? Kenapa bisa habis ya? Bukannya e-Ktp lebih sedikit membutuhkan hard copy? Atau bisa jadi e-ktp tidak memerlukan blangko atau hard copy karena semuanya harusnya sudah online bukan?

    Trus solusinya gmn padahal ktp lama saya sudah di cabut dan sim serta pasport saya sudah habis? Saya memerlukan sim karena tiap hari pakai kendaraan di jalan.

    Menurut informasi yang saya peroleh katanya pemda depok kehabisan tinta dan budget untuk tinta sudah habis untuk 2015 dan baru turun 2016, oke kalau masalah tinta apakah bisa kita swadaya beli tinta sendiri untuk pencetakan ktp masing masing yang akan buat ktp? Ndak masalah kita belikan tinta supaya ktp nya ke cetak secepatnya.

    Thanks,
    Ali

    • Admin said:
      December 16, 2015 at 9:40 am

      Yth Pak Ali.S

      Pak JIka Smeuanya tersedia tidak usah menunggu sampai berbulan-bulan untuk mendapatkan e-ktp, kalau bapak bilang e-ktp tidak perlu blanko trus bukti fisik bapak mempunyai identitas kependudukan apa dong? nanti jika bapak terjaring razia tidak punya KTP bagaimana? apakah petugas harus membuka2/ selalu membawa komputer dulu untuk melihat bapak punya KTP atau tidak.(saya yakin bapak juga tidak hapal nik bapak, nanti jika ditanyain niknya berapa bingung bapak menjawabnya)
      Yang kehabisan Tinta ribbon dan Film nya bukan hanya pemda depok pak tapi seluruh kabupaten/ Kota se Provinsi jawa Barat dan saya kira se Indonesia Juga sama karena semua pengadaan Meng Induk ke Kemendagri malah ada beberapa kota di jawa barat yg sudah 6 bulan lebih tidak ada pencetakan kita kota depok baru hampir dua bulan kehabisan tinta. Jangankan Swadaya pak Pemda depok punya Budjet milyaran untuk membeli Blanko,Tinta atau Filmnya saja tidak boleh karena sesuai undang2 semuanya harus menginduk ke Kemendagri yg harus mengadakan pengadaannya melalui APBN . makanya tidak ada itu disdukcapil memerintahkan masyarakat supaya Swadaya untuk membeli Tinta, Film atau Blankonya.Jika ada operator atau register kelurahan menyuruh masyarakat swadaya membeli tinta dan filnya silahkan laporkan saja,
      demikian terima kasih

      • ali s said:
        December 16, 2015 at 10:27 am

        lalu action plannya apa dong? mbok ya kebijakan itu yang memudahkan masyarakat jangan malah menyusahkan masyarakat, lalu kenapa gak bisa cetak ktp biasa aja? kalau gini kan yang susah juga warga, kalau urusan dengan perbankan gimana?

        lalu kenapa gak terpikirkan oleh pemda depok kalau case seperti ini gimana?
        apakah warga dibiarkan saja tanpa ada kepastian kapan ktp bisa di cetak?
        kalau warga telat bayar pajak saja di denda, lha kalau pemerintah telat atau tidak mampu menyelesaikan hak warga sanksinya apa??

        saya di sini cuma mengusulkan supaya kinerja pemda depok itu gak terkesan buruk dalam hal pelayanan dalam hal ini in case jika ada blanko ataupun tinta habis maka di sediakan opsi untuk membawa tinta sendiri atau beli blanko sendiri, atau opsi kedua bisa cetak ktp lama(ndak susahkan cetak ktp lama)??
        masa nyetak ktp saja berbulan bulan kayak bikin skripsi saja pak?

        • Admin said:
          December 17, 2015 at 9:05 am

          Yth Pak Ali

          Action Plain kita tetap menyelesaikan program e-ktp, kalau pemkot masih mengeluarkan KTP biasa maka dijamin sampai kapanpun program e-ktp tidak akan pernah selesai dengan begini kan masyarakat dipaksa untuk mempunyai e-KTP karena tidak ada pilihan lain selain merekam dan membuat e-ktp walaupun di Lapangan kenyataannya masih banyak kekurangan disana sini terutama belanko e-ktp dan tinta pencetakannya, terus terang saja pak pemerintah juga sulit menentukan berapa jumlah blanko dan tinta yang dibutuhkan masyarakat se -INDONESIA walaupun setiap pengadaannya sudah di lebihkan tetap saja dalam satu bendel blanko e-ktp(100 keping) ada 10 atau lebih yg rusak ga kebaca demikian pula tintanya ada yg hasil cetakkannya jelek dan itu tetap mesti diganti, sedangkan untuk dapat blanko dan tintanya setiap kab/kota dijatah oleh kemendagri sesuai kebutuhan jumlah penduduk tiap kota/kab tsb.
          Kita cuman disuruh menunggu pak bukan tanpa kepastian Pemerintah juga gak tinggal diam karena kalau program e-ktp tsb tidak selesai2 maka akan menjadi beban pemerintah juga. cuma menunggu pak gak dibiarkan tanpa kepastian menunggu sampai pengadaan kembali dari Pusat
          demikian terima kasih

          • ali s said:
            December 17, 2015 at 10:19 am

            gimana gak di bilang tanpa kepastian kalau gak ada tanggal bulan dan tahunnya? mau sampai kapan? sebulan? setahun? atau dua tahun?

            oke saya setuju dengan pemaksaan e-ktp, tapi kalau gitu warga juga maksa pemerintah siap meyediakan bahan, system nya gimana?. mulai dari bahan sampe output itu sebuah mata rantai yang tidak boleh putus, jangan pemerintah cuman bisa maksa doang tanpa memberi solusi jika ada masalah dong, emang warga depok urusannya cuman di depok saja? banyak warga depok yg urusan sama bank di daerah lain..profinsi lain juga. fleksibel sajalah ndak usah sok idealis untuk menyelenggarapan e-ktp kalau ujung ujungnya menyengsarakan warga. kalau saja ada survey warga atas kepuasan pelayanan terhadapap warga, tentu saja tidak sedikit warga yang SANGAT TIDAK PUAS jika case seperti ini masih terjadi tanpa solusi.

            lah emang pemkot ndak bisa ngitung kebutuhan dari e-ktp ini? halooo……???
            apakah sudah di pikirkan dampak dan efek sosial dan ekonominya dari e-ktp jika bermasalah seperti ini?

            JADI KAPAN BISA BIKIN E-KTPnya pak????

          • Admin said:
            December 17, 2015 at 2:13 pm

            Yth Pak Ali s

            Kan saya sudah bilangg yg mengadakan pegadaanya itu pusat, nah dinas cuman menghitung berapa warga kota depok yg belum mencetak e-ktp hitulanglah 2 juta orang kita mengajukan 3 juta pak, dan itupun belum tentu disetujui pusat karena pusat tahu berapa jumlah penduduk kota depok dan berapa jumlah yg belum direkam istilahnya sudah siap diCETAK itu yang disetujui pusat bukan penduduk yang belum rekam karena nanti jika sudah cetak semua baru kita boleh mengajukan lagi, tolonglah bapak berlogika pak misalnya kita dapat jatah pas 2 juta lalu ada yang rusak blanko atau tintanya macet 20 atau 30 buah ,kita kan gak tahu dan itu mesti diganti, minta gantinya bagaimana ya kita pengajuan lagi dan itu juga gak bisa sekarang rusak sekarang minta ganti.
            kalau bapak keberatan dengan program e-ktp ya sudah tidak usah punya e ktp juga tidak apa2 kita bukan idealis tapi memang ini program pemerintah ikuti saja Karena berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2014 KTP non elektronik (kertas) terhitung sejak 1 Januari 2014 tidak berlaku lagi lalu Peraturan Presiden No. 112 Tahun 2013. Pasal 10 Peraturan Presiden No. 112 Tahun 2013 diatur bahwa “KTP Non Elektronik tetap berlaku bagi Penduduk yang belum mendapatkan KTP-el paling lambat sampai dengan 31 Desember 2014” Makanya pemkot sudah tidak mengeluarkan KTP kertas lagi pakkk.bapak baca undang2nya pak jangan bermain main dengan undang2 karena Hukum nanti yg akan berbicara HALOOWWW . capek pak debat kusir dengan bapak ga ada solusinya. saya cuma bisa kasih solusi TUNGGU pemerintah sedang menagdakan pengadaan semua tersebut kalau bapak mau menunggu silahkan jika tidak silahkan bapak memaki atau melapor ke walikota depok atau presiden silahkan tidak apa2
            BIsa bikin E-KTP tunggu Pemerintah akan kembali mengadakan pengadaannya lagi TAHUN DEPAN tidak mau menunggu ya sudah
            karena hal seperti ini bukan e-ktp saja yg kehabisan tinta atau blankonya, kementrian agama pernah kehabisan Buku nikah apakah orang tidak boleh menikah (nikah tetap berjalan saja ga masalah sambil menunggu buku nikah ada lagi), kepolisian RI Pernah kehabisan blanko SIM dan mereka hanya mengeluarkan surat keterangan pengganti (pemohon tetap bisa punya sim pas blankonya sudah ada lagi). tetapi tidak ada yg teriak seperti bapak seolah2 dunia kiamat . pemkot sudah mengusahakan tinta ,film maupun blankonya dan dari pusat jg belum ada jadi hanya bisa memberikan surat keterangan pengganti e-ktp sementara menunggu pencetakan mulai lagi

            maaff pak jika bapak mengajak berdebat lagi saya tidak akan membalas karena kami sudah menjelaskan panjang lebar sejelas-jelasnya permasalahan yang sedang terjadi . kita kembalikan kepada bapak tidak puas silahkan ingin melapor silahkan

          • ali s said:
            December 17, 2015 at 5:39 pm

            ini situs pemerintahan tapi kok jawabannya kurang profesional gini ya? kalau ada opsi tidak harus e-ktp dan bisa ktp lama pasti SAYA AMBIL.
            ini bukan masalah debat kusir apalagi lapor dan tidaknya.
            emang ada yang salah kalau sebagai warga menuntut haknya
            dan mengkritisi kebijakan pemerintah yang masih amburadul dan menyusahkan warga?

            JADI KAPAN BISA BIKIN KTPNYA?

          • Admin said:
            January 5, 2016 at 12:29 pm

            silahkan datangi kelurahan sudah tersedia blanko dan ribbonnya

          • ali s said:
            January 5, 2016 at 9:59 am

            haloo…sudah 2016 lho…
            masih belum bisa cetak ktp kah?
            bekasi seminggu jadi lho.. masa depok harus nunggu berbulan-bulan
            ayo usaha pak jangan diam saja. minjem ke daerah lain kek, atau kasih surat rekomendasi kek bisa nyetak di daerah yang bisa bikin ktp kek.
            yang penting ada solusinya. jangan diam saja pak.

          • Admin said:
            January 5, 2016 at 10:59 am

            silahkan datang kekelurahan blanko ribbon nya sudah tersedia

          • Admin said:
            January 5, 2016 at 12:16 pm

            silahkan datangi kelurahnnya dan silahkan dicetak ktpnya

          • Admin said:
            January 5, 2016 at 12:22 pm

            silahkan datangi kelurahan sudah tersedia blanko dan ribbonnya

          • Admin said:
            January 5, 2016 at 12:42 pm

            silahkan datangi kelurahan karena ribbon dan blankonya sudah tersedia

          • Admin said:
            January 5, 2016 at 12:43 pm

            ribbon dan blankonya sudah tersedia

          • ali s said:
            December 28, 2015 at 12:39 pm

            halooo…. sudah bisa cetak ektp belum ya?

          • Admin said:
            January 5, 2016 at 11:46 am

            silahkan cetak di kelurahan

  • Rosa said:
    January 5, 2016 at 12:52 pm

    Selamat siang,
    Apabila saya mengajukan pindah dari daerah asal (Sidoarjo) ke Depok, sedangkan SKP WNI saya belum dicap stempel “KTP telah dicabut di daerah asal” apakah bisa diganti dengan surat pernyataan bermaterai?

    Terima kasih…

    • Admin said:
      January 5, 2016 at 12:55 pm

      yth ibu rosa

      kenapa ibu bisa lalai tidak men cap skpnya karena itu bukti yg melegalkan skpnya, ya sudah silahkan ibu membawa skp wninya juga surat pernyataan tsb ke dinas, silahkan ibu melaporkan kepindahan ibu ke dinas.
      demikian terima kasih

  • Aulia Artahayu said:
    January 6, 2016 at 9:24 am

    Selamat Pagi,
    Mau tanya untuk pencetakan e-ktp apakah ribbon blankonya sudah didistribusikan ke msg2 kelurahan di depok scr merata?

    Karena per pagi ini saya tanya ke kelurahan Sukamaju Baru mengenai e-ktp saya apa sdh bs dicetak atau belum, dan katanya msh belum bisa. Krn msh menunggu distribusi ribbon. Dan saya disarankan untuk coba dtg lagi akhir Januari atau awal Februari. Sbg info, saya mengajukan cetak e-ktp dr bulan November 2015.

    Mohon info jelasnya, apakah yg disampaikan oleh pihak kelurahan Sukamaju valid atau tidak?
    Supaya saya tidak bolak balik ke kelurahan tanpa hasil.

    Terima kasih..

    • Admin said:
      January 6, 2016 at 1:54 pm

      yth ibu aulia artarahayu

      distribusi ribbon dan blanko dilakukan serentak tanggal 4 januari 2016 yang lalu dengan disaksikan oleh kepala dinas langsung, apakah ibu bertanyanya dengan operator e-ktpnya pak ari setiawan karena beliau Operatornya yang menerima ribbon dan blankonya
      demikian terima kasih

      • Aulia Artahayu said:
        January 6, 2016 at 4:05 pm

        Selamat sore,
        Sepertinya saya td tidak bertemu dg Pak Ari Setiawan di kelurahan.
        Boleh minta info kontak Pak Ari agar saya bs konfirmasi dulu apakah Pak Ari ada di kelurahan atau tidak?

        Mengingat pd saat pengajuan cetak e-ktp di kelurahan, saya tdk dilayani oleh Pak Ali krn menurut info dr Pak Tri bhw Pak Ari pd hr tsb tidak hadir di kelurahan krn beliau adalah anggota dinas.

        Mohon bantuannya dg sangat..

        Terima kasih banyak.

        • Admin said:
          January 7, 2016 at 2:38 pm

          Yth Bu alia artahayu

          Iya benar pada taggl 4 Januari 2016 pak ari sedang mengambil Blanko dan Ribbonnya di Dinas , sekarang operatornya sudah ada dikelurahan ibu bisa datangi kelurahan

  • noni said:
    January 7, 2016 at 9:48 am

    Assalamkm..
    Bapa sy ingin mengurus surat pindah dri bogor ke depok..sklian bikin ktp & kk.surat pindah di bogor sdah ada. Lalu prosedur apalagi yg hrus sya lkukan untuk mngurus surat pindah,,ktp & KK ?
    Lalu adakah biaya untuk pngurusan surt2 tsb ?
    Terima kasih..wassalam

    • Admin said:
      January 7, 2016 at 5:34 pm

      yth bu noni

      bawa skp wni ibu surat pi9ndahnya itu ke dinas kependudukan kantor walikota depok gd.baleka 2 lt.1 nanti ibu bisa daftarkan diloket bisa ditunggu setelah jadi skp wni yg dari depok maka ibu bisa langsung mengurus kekelurahan untuk dibuatkan KK nya kalau untuk e-lktp buat dahulu pengantar rt/rw nya nanti datanyan tinggal ditarik tidak usah merekam lagi (kalau ibu sudah pernah merekam dibogor)
      demikian terima kasih

  • Mulyono said:
    January 7, 2016 at 10:28 am

    Selamat Pagi Admin.

    Tolong informasinya untuk pembuatan E-KTP baru pindah datang di Depok apakah setelah mendapatkan KK atau bisa bersamaan. ditunggu informasinya dan terima kasih banyak.

    Wassalam/ Mulyono

    • Admin said:
      January 7, 2016 at 5:08 pm

      yth pak Mulyono

      lebih baik dicetakkan dahulu KKnya pak tinggal bawa skp wninya dikelurahan nanti diinput oleh operatornya dan akan dicetakkan KK nya didinas, untuk e-ktp bapak buat dahulu pengantar rt/rwnya dahulu baru bapak bisa cek data e-ktpnya tinggal tarik saja dari daerah asal bapak tidak perlu merekam lagi (kalau bapak sudah merekan di daerah asal)
      demikian terima kasih

  • Mulyono said:
    January 8, 2016 at 9:07 am

    Yth. Admin Disdukcapil Depok

    Tolong infonya untuk petugas operator di kelurahan Cipayung kec. Cipayung dengan siapa ya ?
    Ditunggu infonya dan terima kasih.

    Wasalam/ Mulyono

    • Admin said:
      January 21, 2016 at 5:08 pm

      yth pak mulyono

      operator kel cipayung adalah pak Hari Rachmat

  • Mulyono said:
    January 9, 2016 at 8:34 pm

    Yth. Admin Disdukcapil Kota Depok.

    Tolong tanya untuk kelurahan cipayung / kec. Cpayung apa sdh tersedia blanko dan ribbon untuk e-ktp, karena tgl 8 Jan saya datang menurut petugas kelurahan Ribbon tersebut belum tersedia, Tolong informasinya dan sekalian Operator dengan siapa ? ( apa betul Bpk. Heri – bisa di infokan nomor HP Beliau ). Ditunggu informasinya dan terima kasih atas infonya.
    Wassalam/ Mulyono.

    • Admin said:
      January 21, 2016 at 5:16 pm

      yth pak mulyono

      awal januari Blanko dan Ribbon sudah dibagikan ke masing2 operator kelurahan jadi tidak mungkin belum samapai ke tangan operator , karena yang mebagikan langsung adlaah bapak kasie disaksikan oleh kepala dinasnya, mohon bapak bisa tanyakan kepada pak hari rachmat operatornya
      demikian terima kasih

  • February 25, 2016 at 6:46 pm

    hari apa saja pelayanan di disdukcapil?apakah sabtu masih melayani?

  • arie said:
    March 4, 2016 at 3:35 pm

    Selamat sore admin…
    Saya mau tanya jam operasional kelurahan sampe jam berapa? Karena saya mau pengurusan ktp dan kk tetapi jam15.00 kelurahan duren seribu sudah tutup. Saya sudah 2kali setiap hari jumat di jam yg sama selalu tutup kelurahan nya. Pengurusan KTP saya bermasalah saya sudah rekam e-ktp di kelurahan tetapi e-ktp saya belum bisa di cetak 2minggu lebih…alasan dari operator kelurahan data saya bermasalah…bagaimana itu admin

  • Candra said:
    March 14, 2016 at 2:08 pm

    Selamat siang,

    Tanggal 23 Februari 2016 saya mengurus e-KTP dan KK di Kelurahan Pancoran Mas, dan dijanjikan akan selesai dalam waktu 14 hari. Namun pada tanggal 14 Maret 2016 petugas kelurahan bilang akan selesai dalam waktu satu bulan. Sebenarnya berapa lama standar pembuatan e-KTP dan KK di Kota Depok? Mohon kejelasan dan kepastian.
    Reply

  • April 7, 2016 at 6:21 am

    Yth. Admin Disdukcapil Kota Depok.

    Saya ingin menanyakan, saya baru saja menikah. istri orang bogor dan saya suami orang depok. ingin membuat Kartu Keluarga baru dan KTP baru domisili Depok. Bagaimana Langkah-langkah untuk mengurusnya, dan apa saya persyaratan yang harus saya persiapkan ? terima kasih..

  • Triana Wijayanti said:
    April 12, 2016 at 2:55 pm

    Yth Admin Disdukcapil Kota Depok

    Saya membutuhkan salinan KTP dan KK yang telah dilegalisir oleh pejabat berwenang (Disdukcapil setempat ?).
    Apa saja persyaratan yang perlu dibawa dan berapa lama proses untuk mendapatkannya ?

    Salam dan terima kasih

  • Gilang Adibrata said:
    April 18, 2016 at 12:01 pm

    Assalamualaikum
    saya Gilang, baru pindah ke kota Depok dari kota Bandung. Mohon informasi tata cara membuat KTP dan KK di depok.
    surat pindah dari bandung ada namun baru sampai tahap kelurahan & kecamatan tapi apakah perlu untuk cabut berkas KK dan KTP dari Disduk Bandung ?

    • Admin said:
      April 27, 2016 at 11:07 am

      Yth Bapak Gilang Adibrata

      Terima kasih sebelumnya atas partisipasinya, Mohon meluangkan waktu untuk kepindahannya dari tempat asal melalui kantor disdukcapil bandung setelah itu membawa surat keterangan pindahnya ke kantor kami di depok, semoga informasinya dapat membantu.

      Regard’s

      Disdukcapil Kota Depok

  • intan said:
    April 19, 2016 at 10:48 am

    Assalamu’alaikum..

    saya ingin bertanya mengenai prosedur dan biaya untuk mengurus :

    1. Akte kelahiran yang hilang (akte kelahiran anak)
    2. Penggantian KTP biasa menjadi KTP elektronik (sblm menikah sudah pny e-ktp, namun karena ada pergantian status dr single menjadi menikah jd gnti ktp menjadi ktp biasa lagi)

    Terima kasih

  • Heri said:
    April 28, 2016 at 1:20 pm

    Tolong file/softcopy Formulir Permohonan Kartu Identitas Anak dicantumkan di website disdukcapil depok agar bisa di-download. Depok katanya udah kota cyber, jadi mohon agar website setiap dinas selalu update.

  • ALI S said:
    August 22, 2016 at 9:10 pm

    http://news.detik.com/berita/3280819/catat-bikin-e-ktp-tidak-berbulan-bulan-tidak-adalagi-alasan-stok-blanko-kosong?_ga=1.26156532.819485595.1450103735

    gimana nih awal agustus kemaren istri mau bikin KTP di ratu jaya tapi di bilang jadinya tiga bulan karena blangko kosong…

    persis akhir tahun kemaren juga saya mau bikin e-KTP tapi blangko kosong, bolak-balik kok kosong, emang gak bisa ngitung ya kebutuhan pertahunnya?????!!!!

  • Deny Andriyanto said:
    October 13, 2016 at 9:34 am

    Dear Admin
    kami baru terima kk depok kemarin & di KK nama anak dan tahun kelahiran nya salah, mohon info nya, apakah kembali ke kelurahan setempat atau ke disduk.

    • Admin said:
      December 2, 2016 at 10:08 am

      Yth. Bapak Deny

      Terima kasih atas partisipasinya. silahkan bapak datang ke petugas kami yang berada di kelurahan bapak tinggal untuk memperbaiki.

      terima kasih semoga informasinya berguna.

      Regard’s

  • Bayu said:
    November 2, 2016 at 3:02 pm

    Saya mau melaporkan istri saya yang pindah dari bekasi ke depok dan mau membuat KK baru, untuk persayaratan lapor pindah datang apa saja ?

    • Admin said:
      December 5, 2016 at 2:37 pm

      Yth. Bapak Bayu

      Terima kasih atas partisipasinya, berikut kami sampaikan prosedur Pindah datang :
      SURAT KETERANGAN PINDAH DATANG
      a. Penduduk WNI melaporkan kedatangannya kepada RT / RW dan Lurah ditempat tujuan dengan menunjukan surat keterangan pindah datang
      b. Penduduk mengisi dan menandatangani formulir permohonan pindah datang
      c. Lurah menanda tangani dan meneruskan formulir permohonan pindah datang kepada Camat
      d. Camat menandatangani formulir permohonan pindah datang dan menyampaikan kepada Instansi pelaksana sebagai dasar penerbitan surat keterangan pindah datang
      e. Surat Keterangan pindah datang digunakan sebagai dasar proses penerbitan KK dan KTP serta perekaman ke dalam database kependudukan.
      Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga informasinya membantu.

      Regard’s

  • Deny Andriyanto said:
    November 9, 2016 at 10:29 pm

    dear admin, mohon info nya bagaimana jika di kartu keluarga yang saya terima dari kelurahan tanah baru nama anak & tanggal lahir nya salah,
    terimakasih atas info nya.

    • Admin said:
      December 5, 2016 at 2:34 pm

      Yth. Bapak Deny Andriyanto

      Terima kasih atas partisipasinya, kami sarankan bapak segera datang ke kelurahan untuk memperbaikinya dengan membawa bukti sebagai dasar untuk memperbaiki elemen data yang salah (surat keterangan lahir dari bidan).
      Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga berguna

      Regard’s

  • foretrip said:
    December 16, 2016 at 9:53 am

    Selamat pagi..
    Saya mau tanya, surat pindah keluar saya dari disdukcapil kota Depok sudah lewat lebih dari 30 hari untuk diurus di Kota Tangerang selata. apakah masih bisa atau saya harus mengurus ulang di Depok? terimakasih. mohon ditanggapi

    • Admin said:
      January 12, 2017 at 11:57 am

      Yth. Foretrip

      Terima kasih atas partisipasinya, silahkan bapak perbaharui surat pindah keluarnya di Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil Kota Depok.
      terima kasih semoga informasinya bermanfaat.

      Regard’s

  • Ghazi said:
    December 23, 2016 at 2:25 pm

    saya lagi urus pindah KTP dan urus KK baru di Kelurahan Tugu, Depok. Disampaikan oleh petugasnya jika proses pembuatan KK adalah 3 minggu dan e-KTP selama 3 bulan. Apa benar selama itu?

    • Admin said:
      January 12, 2017 at 12:20 pm

      Yth. Bapak Ghazi

      Terima kasih atas partisipasinya, sebenarnya SOP untuk pembuatan e-KTP adalah 14 hari kerja. dengan catatan tersedianya blangko e-KTP. dan untuk saat ini blangko masih belum tersedia. karena kami menunggu distribusi blangko dari Kemendagri.
      terima kasih semoga informasinya bermanfaat.

  • Zainal said:
    January 4, 2017 at 3:07 am

    Dear Admin, mohon pencerahanya saya mempunyai ktp ganda untuk yg ktp Depok non e-ktp dan yg di kab. bogor sudah e-ktp namun bulan februari tahun kemarin saya menikah dengan data dari ktp depok,
    dan saya sudah membuat surat pindah alamat dari bogor ke depok untuk membuat e-ktp di depok namun nik di buku nikah dengan nomor nik yg di e-ktp bogor berbeda
    bisa gak ya nomor niknya sesuai dengan ktp yang di depok ?

    • Admin said:
      January 12, 2017 at 11:05 am

      Yth. Bapak Zainal

      Terima kasih atas partisipasinya. Untuk NIK e-KTP berlaku 1 NIK untuk 1 orang. dan itu berlaku seumur hidup. kalupun bapak nanti pindah ke depok, maka NIK E-KTP bapak akan sama dengan NIK e-KTP yang ada di bogor. terima kasih semoga informasinya bermanfaat.

      Regard’s

  • Imam Sanjaya said:
    January 11, 2017 at 9:16 am

    Selamat Pagi.

    Mohon informasi proses/langkah-langkah yang harus dilakukan untuk melakukan revisi/perbaikan pada Akta Kelahiran anak saya. Kesalahan ada pada penulisan urutan anak, di akta tertulis “anak ke DUA / child no SECOND”, padahal yang seharusnya adalah “anak ke TIGA / child no THIRD”.

    Sbg informasi, anak ketiga saya tsb lahir pada 2 April 2015, dan akta kelahiran dikeluarkan pada 15 Oktober 2015.

    Terima kasih.

    • Admin said:
      January 12, 2017 at 8:49 am

      Yth. Bapak Imam Sanjaya

      Terima kasih atas partisipasinya. silahkan bapak datang ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan membawa KK dan Akta Kelahiran.

      Terima kasih semoga informasinya berguna.

      Regard’s

      • January 31, 2017 at 2:44 pm

        Selamat siang Pak,

        Perkenalkan nama saya Lilli, warga kecamatan Bojongsari, kelurahan Duren Seribu.
        Saya berencana menikah di Malang bulan Maret mendatang.
        Saya sudah mengurus surat N1-N4 di kelurahan saya. Setelah itu saya pergi ke kecamatan, dari kecamatan karena pernikahannya akan dilakukan secara Kristen saya diarahkan untuk ke Disdukcapil Depok.
        Apa saja yang diperlukan untuk dibawa untuk mengurus surat pengantar nikah? Terima kasih sebelumnya.

      • January 31, 2017 at 2:46 pm

        Selamat siang Pak,

        Perkenalkan nama saya Lilli, warga kecamatan Bojongsari, kelurahan Duren Seribu.
        Saya berencana menikah di Malang bulan Maret mendatang.
        Saya sudah mengurus surat N1-N4 di kelurahan saya. Setelah itu saya pergi ke kecamatan, dari kecamatan karena pernikahannya akan dilakukan secara Kristen saya diarahkan untuk ke Disdukcapil Depok.
        Apa saja yang diperlukan untuk dibawa untuk mengurus surat pengantar nikah? Terima kasih sebelumnya.

        Terima kasih sebelumnya.
        Salam,
        Lilli~

  • yogo said:
    February 1, 2017 at 3:17 pm

    Asslamu’alaikum Wr.Wb.

    Saya mendapatkan informasi melalui twitter @SekrtDisdukDpk bahwa per 1 Februari 2017. untuk pengurusan akte kelahiran anak usia 0-60 hari bisa diurus di kelurahan masing-masing. Apakah pengurusan tersebut bebas biaya?
    Karena ada oknum pegawai kelurahan yang meminta uang transportasi, sebagai ganti untuk menguruskannya ke disdukcapil depok. Terimakasih

    Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

    • Admin said:
      February 6, 2017 at 10:16 am

      Yth. Bapak Yogo

      Terima kasih atas partisipasinya. benar pak dan itu bebas biaya. sebaiknya bapak datang langsung saja ke register kelurahan pak. atau bapak langsung datang saja ke kantor kami. terima kasih semoga informasinya berguna.

      Regard’s

  • Bulan said:
    May 2, 2017 at 7:08 am

    Selamat pagi saya ingin bertanya, kalo e-ktp hilanh bagaimana yaa?

    • Admin said:
      May 2, 2017 at 12:01 pm

      silahkan buat surat kehilangan di kepolisisan dan datang ke kelurahan domisili untuk pencetakan ulang. lampirin KK

  • yan said:
    May 6, 2017 at 11:37 am

    selamat pagi

    saya mau menanyakan bagaimana cara mengganti ektp yang patah berapa lama proses penggantiannya. terimakasih

    • Admin said:
      May 9, 2017 at 3:10 pm

      Yth. Yan

      silahkan datang ke kelurahan untuk pergantian e-KTP. tetapi untuk saat ini blangko e-KTP masih dalam jumlah terbatas jadi diprioritaskan untuk perekaman yang sampai satu tahun ini belum jadi.

  • Nasrullah said:
    August 18, 2017 at 10:40 am

    Selamat pagi

    Saya mau menanyakan beberapa hal terkait ektp

    Istri saya awalnya KTP Bogor dan Sudah ektp, kemudian 2012 pindah ke depok dan sudah cabut berkas dibogor. lalu lapor ke kelurahan depok untuk bikin ektp. tapi diberikan ktp model lama karna waktu itu petugas bilang nanti saja rekam ulang untuk ktp elektronik

    pada bulan ini ktp istri saya masuk masa kadaluarsa, kemudian dia mengurus ke rt dan rw untuk minta surat pengantar untuk rekam ektp plus mengati ktpnya yg sudah masa kadaluarsa, yang jd permasalahn adalah di kelurahan dia ditolak untuk rekap ektp dengan alesan dia sudah rekam di bogor walaupun sudah cabut berkas, yang saya mau tanyakan apakah ktp istri saya yg sudah kadaluarsa itu msh berlaku, sedangkan bentuknya masih ktp lama bukan ktp elektronik(karna ektp bogor sudah ditarik). karna pihak kelurahan tidak memberikan ktp baru, takutny nanti bila ada perlu urusan administrasi yg membutuhkan ktp istrisaya bermasalah.

    kedua apakah status ektp istrisaya sudah pindah ke depok apa bagaimana? mohon penjelasan karna saya coba buka situs dukcapil kemendagri untuk cek NIK tidak bisa dibuka

    berikut nik ktp istri saya 3201136508840003

Tinggalkan Pesan